Igor Tudor Minta Pemainnya Tenang Meski Spurs Terancam Degradasi

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Pelatih Tottenham Hotspur (Spurs) Igor Tudor meminta para pemainnya tetap tenang dan fokus di tengah ancaman degradasi yang mengintai setelah mereka kalah 1-3 dari Crystal Palace, pada lanjutan Liga Inggris 2025/2026, Jumat dini hari WIB.

"Kami harus tetap tenang dan terus bekerja keras. Itu akan mengubah situasi," ujar Tudor, dikutip dari laman Tottenham Hotspur.

Juru taktik asal Kroasia itu optimistis skuadnya dapat bangkit dan meraih kemenangan pada laga-laga berikutnya. Tudor juga mengingatkan bahwa Spurs masih memiliki sembilan pertandingan tersisa di liga.

"Saya percaya kami mampu mengubah situasi ini," tutur Tudor.

Saat bersua Crystal Palace, Spurs hanya mampu melesakkan gol lewat Dominic Solanke pada menit ke-34, sementara tim tamu menorehkan gol melalui Ismaila Sarr (40', 45+7') dan Jorgen Strand Larsen (45'+1').

Hasil itu membuat Spurs belum mencatatkan satu pun kemenangan di Liga Inggris pada tahun 2026. Dari 11 pertandingan, mereka kalah tujuh kali dan sisanya berakhir seri.

Situasi tersebut membuat Spurs terpuruk di posisi ke-16 klasemen sementara Liga Inggris musim ini dengan torehan 29 poin dari 29 pertandingan atau hanya berjarak satu poin dari West Ham United (28 poin, 29 laga) yang berada di peringkat ke-18 atau zona degradasi.

Igor Tudor, yang baru menangani Spurs pada pertengahan Februari 2026, mengaku kecewa dengan kekalahan terkini timnya dari Palace.

Menurut dia, Spurs sejatinya tampil bagus sejak awal laga dengan unggul terlebih dahulu berkat aksi Solanke (34'). Namun, kartu merah Micky van de Ven empat menit setelahnya mengubah situasi. Palace pun menghadirkan tiga gol dan memenangkan pertandingan.

Meski demikian, Tudor tidak melimpahkan tanggung jawab atas kekalahan itu kepada pada pemainnya. Dia menegaskan skuadnya sudah memberikan performa maksimal pada laga tersebut.

"Pada akhirnya, kunci dalam sepak bola adalah bertahan dengan baik dan jangan membuat kesalahan. Anda bisa mencetak satu atau dua gol, tetapi yang paling penting adalah tidak melakukan kesalahan," kata dia.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka