Jakarta (KABARIN) - Asus memastikan mereka tidak akan menambah jajaran ponsel baru lagi karena sekarang fokusnya beralih ke teknologi AI dan robotika.
Chairman Asus, Jonney Shih, bilang langsung ke karyawan bahwa perusahaan bakal berhenti memperluas lini smartphone dan tidak akan mengenalkan kategori ponsel baru. Keputusan ini bikin jelas spekulasi soal ketiadaan ponsel baru Asus tahun ini, sekaligus menunjukkan jeda strategi agresif di pasar yang makin ketat.
Meski begitu, Asus tetap peduli sama pengguna ponsel mereka. Layanan purnajual dan komitmen untuk pemilik ponsel lama akan tetap berjalan lancar. Tapi perusahaan nggak lagi menargetkan peningkatan penjualan ponsel atau masuk ke segmen baru karena margin di pasar ini makin tipis dan kompetitif.
Kini, prioritas Asus ada di pengembangan perangkat keras berbasis AI. Mereka bakal lebih banyak investasi di mesin pintar, robot, dan perangkat edge computing yang bisa beroperasi minim campur tangan manusia. Asus percaya pertumbuhan jangka panjang ada di produk “physical AI” ketimbang mengandalkan penjualan smartphone.
Fokus baru ini termasuk server AI, sistem untuk kelas enterprise, dan platform yang memadukan perangkat keras dengan software AI canggih. Ponsel Asus tetap ada, tapi bukan lagi motor utama pertumbuhan, karena perusahaan bergerak ke arah strategi bisnis berorientasi AI.
Sumber: Gizmochina