Jakarta (KABARIN) - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia pagi ini kembali menguat mengikuti tren bursa global.
IHSG dibuka naik 41,83 poin atau 0,46 persen ke level 9.052,16. Sementara itu, indeks LQ45 yang menghimpun 45 saham unggulan naik 4,63 poin atau 0,53 persen ke posisi 876,05.
“IHSG hari ini (22/1) diprediksi rebound dalam kisaran 8.950-9.070,” ujar Financial Expert Ajaib Sekuritas Ratih Mustikoningsih dalam kajiannya di Jakarta, Kamis.
Penguatan pasar lokal terdorong setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mencabut ancaman tarif terhadap negara-negara Eropa. Hal ini mengikuti kabar bahwa AS dan Greenland telah mencapai “kerangka kesepakatan”. Trump juga menegaskan tidak akan menggunakan kekuatan militer dalam mengambil alih Greenland.
Sebelumnya, Trump sempat mengancam tarif bertahap 10-25 persen terhadap delapan negara NATO, tarif 200 persen untuk anggur Prancis, dan mengkritik Inggris, yang membuat pasar cukup bergejolak.
Di dalam negeri, Bank Indonesia melalui Rapat Dewan Gubernur memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate di level 4,75 persen. Suku bunga deposit facility tetap 3,75 persen, dan lending facility 5,50 persen. Kebijakan ini diambil untuk menjaga nilai tukar Rupiah yang sempat menurun ke level terendah sepanjang sejarah pada Selasa (20/1).
Pergerakan bursa global pagi ini juga membawa sentimen positif. Bursa saham AS di Wall Street menguat, Dow Jones naik 0,21 persen, S&P 500 naik 1,16 persen, dan Nasdaq melonjak 1,36 persen. Bursa regional Asia bervariasi, Nikkei Jepang naik 1,93 persen, Shanghai menguat 0,17 persen, Hang Seng Hong Kong turun 0,07 persen, dan Strait Times Singapura naik 0,39 persen.
Optimisme pasar pagi ini menunjukkan bahwa keputusan Trump mencabut ancaman tarif berhasil memulihkan sentimen investor dan membuat IHSG kembali bangkit.
Sumber: ANTARA