Habib Ja’far Ungkap Vidi Aldiano Sering Tanya Soal Ibadah Saat Sakit

waktu baca 3 menit

Jakarta (KABARIN) - Pendakwah Husein Ja'far Al Hadar atau yang akrab dikenal sebagai Habib Ja’far mengungkapkan bahwa semasa hidup penyanyi Vidi Aldiano kerap berdiskusi dengannya mengenai hal-hal berkaitan dengan agama dan ibadah.

Hal itu disampaikan Habib Ja’far setelah menghadiri prosesi pemakaman Vidi di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, pada Minggu pagi. Ia mengatakan bahwa komunikasi antara dirinya dan Vidi sudah terjalin cukup lama.

Meski belakangan mereka jarang bertemu langsung, komunikasi tetap terjalin melalui pesan WhatsApp. Dalam percakapan itu, Vidi sering mengajukan berbagai pertanyaan seputar pelaksanaan ibadah.

Menurut Habib Ja’far, topik yang dibahas dalam percakapan mereka hampir selalu berkaitan dengan cara menjalankan ibadah dengan benar, terutama saat kondisi kesehatan Vidi tidak memungkinkan.

"Kalau WhatsApp-an masih sering, dan semuanya, tidak pernah personal, tapi urusannya bertanya tentang berbagai hal soal ibadah," kata Habib Ja’far kepada awak media seusai pemakaman.

Ia menuturkan bahwa salah satu pertanyaan terakhir yang disampaikan Vidi berkaitan dengan keterbatasannya menjalankan ibadah ketika sedang sakit.

"Yang terakhir bertanya soal bagaimana keterbatasan Beliau untuk berwudu dan salat. Jadi, semua komunikasinya tentang bagaimana Beliau lebih memperbaiki diri, lebih meningkatkan ibadahnya, selalu tentang itu yang ditanyakan oleh Beliau," ia menjelaskan.

Habib Ja’far kemudian mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan. Vidi Aldiano diketahui meninggal dunia pada Sabtu dalam usia 35 tahun setelah beberapa tahun berjuang melawan kanker ginjal.

Menurut Habib Ja’far, kepergian Vidi terjadi pada waktu yang sangat baik dalam kalender Islam.

"Insya Allah sahabat kita, keluarga kita, Vidi Aldiano, dalam keadaan yang terbaik, karena di hari dan bulan yang terbaik, yaitu bulan suci Ramadhan, dan hari diturunkannya Al-Quran, yaitu Nuzulul Quran 17 Ramadhan," katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa banyak orang mengenang Vidi sebagai pribadi yang baik. Dalam pandangan Islam, kesaksian baik dari orang-orang yang mengenal seseorang bisa menjadi doa bagi yang telah meninggal dunia.

Selain itu, Habib Ja’far menilai penyakit yang diderita Vidi selama bertahun-tahun dapat menjadi penghapus dosa. Ia menyebut Vidi menjalani masa sakitnya dengan kesabaran tanpa banyak mengeluh.

"Justru semakin dekat kepada Allah, semakin banyak ibadahnya," katanya.

Habib Ja’far mengajak masyarakat untuk terus mendoakan Vidi sekaligus mengambil pelajaran dari perjalanan hidupnya.

"Hadiah terbaik untuk Beliau adalah dua. Pertama, mendoakannya, dan yang kedua, kita memperbaiki diri agar ini menjadi pelajaran terbaik bagi kita semua," katanya.

Jenazah Vidi Aldiano yang memiliki nama asli Oxavia Aldiano dimakamkan di TPU Tanah Kusir pada Minggu pagi. Prosesi pemakaman berlangsung sekitar dua jam hingga pukul 10.00 WIB.

Sejumlah figur publik dari kalangan artis, musisi, hingga kreator digital turut hadir untuk memberikan penghormatan terakhir. Di kalangan sahabatnya, Vidi dikenal sebagai sosok yang hangat dan sering dijuluki sebagai duta persahabatan.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka