London (KABARIN) - Jack Fincham kembali jadi sorotan setelah memilih masuk pusat rehabilitasi untuk memulihkan diri dari kecanduan gas tertawa yang sempat ia konsumsi. Mantan juara Love Island Inggris itu mengaku kondisinya makin terpuruk karena masalah keuangan yang menekan hidupnya.
Pria berusia 33 tahun tersebut blak blakan soal situasinya yang serba sulit. Saldo rekeningnya disebut hanya tersisa 20 poundsterling, kondisi yang membuatnya merasa gagal di usia yang seharusnya sudah mapan.
Dalam wawancara yang dikutip dari Mirror, Minggu, Jack menceritakan awal mula ia kembali tergelincir. Semua bermula dari acara minum minum pada Desember 2025, saat ia merasa sudah lepas dari jerat narkoba.
"Sejak saat itu saya telah menggunakan narkoba, saya telah menggunakan 'laughing gas'. Saya mengonsumsi 'nitrous oxide' bersama teman-teman, saya seperti anak kecil yang bodoh," ujar Jack.
Masalahnya tidak berhenti di situ. Hidupnya semakin kacau ketika ia tertangkap kamera sedang mencium seorang perempuan tanpa mengingat kejadian tersebut karena pengaruh alkohol.
Dengan kondisi finansial yang nyaris nol, Jack sempat pesimistis bisa membayar biaya rehabilitasi. Namun, bantuan datang dari organisasi pemulihan kesehatan mental dan kecanduan di Inggris, Steps Together.
Jack ditawari program rehabilitasi senilai 32.000 poundsterling atau sekitar Rp732 juta selama dua bulan di Rainford Hall yang dimulai Senin 26 Januari. Program tersebut mencakup terapi intensif hampir setiap hari serta latihan fisik bersama pelatih tinju.
Mendapat kesempatan kedua, Jack berjanji akan serius menjalani proses pemulihan.
"Saya tahu saya beruntung. Saya tidak boleh mengacaukan ini (stuff this up). Saya akan bekerja keras dan tidak akan mengecewakan siapapun," katanya.
Sumber: Mirror