Jakarta (KABARIN) - Banjir yang sempat bikin Jakarta kewalahan sejak akhir pekan lalu akhirnya benar benar menghilang. BPBD DKI Jakarta memastikan seluruh genangan air sudah surut pada Senin dini hari.
Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan menyampaikan kondisi Jakarta sudah kembali normal sejak pukul 03.00 WIB.
"Kami mencatat hingga Senin pukul 03.00 WIB, seluruh genangan di DKI Jakarta sudah surut," kata Yohan di Jakarta, Senin pagi.
Berdasarkan catatan BPBD, puncak banjir terjadi pada Jumat 23 Januari. Saat itu hampir semua wilayah Jakarta terdampak, kecuali Kabupaten Kepulauan Seribu.
Di hari yang sama, air merendam 143 RT yang tersebar di Jakarta Barat, Timur, Selatan, Utara, hingga Jakarta Pusat. Ketinggian air di kawasan permukiman berkisar antara 30 sampai 120 sentimeter.
Situasi sempat membaik pada Sabtu 24 Januari karena jumlah RT terdampak turun menjadi 90. Namun banjir di sejumlah titik justru lebih dalam, terutama di Kelurahan Cawang, Jakarta Timur. Di kawasan tersebut, air mencapai sekitar 2,5 meter akibat luapan Sungai Ciliwung.
Yohan menjelaskan banjir bisa cepat tertangani berkat kerja bareng banyak pihak, mulai dari instansi pemerintah sampai warga sekitar.
"Kolaborasi BPBD, Dinas SDA, Dinas Gulkarmat, Dinas Bina Marga, Dinas Lingkungan Hidup, Satpol PP dan PPSU Kelurahan yang telah mengerahkan personel berikut dengan peralatan pendukung seperti pompa portabel dalam menyedot genangan dan memastikan tali-tali air banjir dapat ditangani," ujarnya.
Meski kondisi sudah aman, BPBD DKI tetap mengingatkan warga agar tidak lengah. Masyarakat diminta tetap waspada terhadap kemungkinan genangan kembali muncul, terutama saat cuaca ekstrem melanda.
Sumber: ANTARA