Gonzalez vs Boukerdine, Duel Panas Rebut Sabuk WBC Youth di Dubai

waktu baca 2 menit

Laga ini menjadi kesempatan menentukan siapa yang benar-benar siap melangkah ke level berikutnya di panggung internasional

Jakarta (KABARIN) - Petinju muda asal Argentina, Tiago Dylan Gonzalez, dan petinju Prancis, Ibrahim Boukerdine, tengah bersiap menjalani duel krusial dalam perebutan gelar juara dunia kelas bantam (53,5 kg) WBC Youth. Pertarungan ini dijadwalkan berlangsung pada 14 Februari mendatang di Dubai dan digadang-gadang menjadi panggung pembuktian bagi dua talenta muda yang sedang naik daun.

“Laga ini menjadi kesempatan menentukan siapa yang benar-benar siap melangkah ke level berikutnya di panggung internasional,” demikian pernyataan WBC dalam laman resminya yang dipantau di Jakarta, Senin.

Gonzalez datang ke laga ini dengan modal cukup meyakinkan. Petinju berusia 21 tahun tersebut telah mencatatkan enam kemenangan dan satu kekalahan, dengan empat di antaranya diraih lewat knockout (KO). Gaya bertarung agresif dan keberanian menekan lawan sejak ronde awal menjadi ciri khas petinju asal Argentina itu.

Satu-satunya kekalahan Gonzalez terjadi pada Mei 2025 saat ia kalah dari Nicolas Abalos melalui keputusan terbelah (split decision). Meski pahit, hasil tersebut justru menjadi titik balik penting. Gonzalez menganggap kekalahan itu sebagai pelajaran berharga untuk tampil lebih matang, disiplin, dan siap menghadapi tantangan yang lebih besar.

Dengan ambisi besar mengamankan sabuk WBC Youth, Gonzalez berharap kemenangan di Dubai bisa membuka jalan menuju persaingan yang lebih ketat di level internasional.

Sementara itu, Ibrahim Boukerdine melangkah ke ring dengan kepercayaan diri tinggi. Petinju Prancis berusia 24 tahun itu masih mempertahankan rekor sempurna, dengan lima kemenangan tanpa kekalahan sepanjang karier profesionalnya. Konsistensi dan ketenangan menjadi kekuatan utama Boukerdine dalam setiap pertarungan.

Pada laga terakhirnya, Boukerdine sukses mengalahkan Loic Tajan lewat keputusan mutlak (unanimous decision) pada November 2025. Kemenangan tersebut semakin mengukuhkan namanya sebagai salah satu petinju muda paling menjanjikan di kelas bantam.

WBC menegaskan, kemenangan dalam duel ini memang belum tentu langsung menghadirkan sorotan besar. Namun, hasil positif akan membawa sang pemenang masuk ke radar perhatian dunia tinju dan menaikkannya satu tingkat lebih tinggi dalam peta persaingan petinju muda dunia.

Dengan ambisi besar dari kedua kubu, duel Gonzalez vs Boukerdine di Dubai diprediksi berlangsung sengit dan penuh tensi, menjadi ajang pembuktian siapa yang benar-benar siap melangkah ke level berikutnya dalam karier profesional mereka.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka