IDAI Ingatkan Orang Tua Waspadai Gula Tersembunyi di Makanan Anak

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyerukan agar orang tua mewaspadai kandungan gula yang kerap kali terlihat dalam produk makanan anak.

Ketua Pengurus Pusat IDAI Dr dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A, Subsp.Kardio (K) dalam webinar yang dipantau di Jakarta, Selasa mengatakan bahwa kandungan tertentu dalam produk pangan kerap disamarkan salah satunya adalah gula.

“Label adalah alat untuk proteksi atau melindungi anak-anak kita dari asupan makanan yang tidak sehat atau bikin mereka menjadi sakit secara perlahan-lahan. Kemudian dari sisi komposisi bahan di label itu, biasanya ada banyak tertulis di situ yang harus kita waspadai adalah kandungan gula terutama,” kata Piprim.

Produk gula tersebut memiliki produk turunan yang semakin panjang, sehingga makin sulit dipahami. Oleh karenanya perlu dicermati label pada produk pangan.

Orang tua, menurutnya, harus mampu mengendalikan asupan makanan yang diberikan kepada anak, pasalnya sejumlah lah makanan yang kerap diiklankan di televisi kerap terlihat sehat namun ternyata isinya bisa saja tidak sesuai dengan apa yang ditampilkan.

Ia melanjutkan mengenai gula yang kerap disamarkan, dan merupakan produk turunan dari gula, bisa menjadikan makanan tergolong dalam ultraprocessed food (UPF) yang telah terbukti menimbulkan penyakit.

“Di piramida yang terbaru dari Amerika Serikat, kita sudah melihat bagaimana ultraprocessed food ini menjadi jenis makanan yang perlu diwaspadai dan diberikan dengan hati-hati kepada anak-anak kita karena,” katanya.

Tak hanya gula, ia juga menyarankan agar orang tua mewaspadai klaim pangan tanpa gula tambahan, total gula dalam produk pangan, gara, serta klaim produk yang disebut sebagai suplemen.

Ia menambahkan bahwa kondisi kesehatan yang kerap dialami anak-anak hingga remaja seperti obesitas , sindrom metabolik, hipertensi, disepidemia dan gula darah tinggi menurutnya bisa saja disebabkan oleh kandungan makanan dan gaya hidup yang tidak sehat.

"Memilih atau mencermati label makanan anak-anak kita adalah salah satu upaya kita semua, termasuk orang tua untuk melindungi anak-anak dari kemungkinan tertular, terdampak penyakit akibat gaya hidup atau lifestyle diseases yang sebetulnya bisa dicegah salah satunya dengan mencermati apa yang dikonsumsi oleh anak-anak kita. Tentu saja real food adalah yang terbaik supaya anak-anak kita tumbuh dengan sehat," tutupnya.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka