Jakarta (KABARIN) - Pelatih timnas futsal Indonesia Hector Souto mengungkapkan kunci kemenangan telak Indonesia dengan skor 5-0 melawan Korea Selatan (Korsel) pada laga perdana kedua tim Grup A Piala Asia Futsal 2026 di Indonesia Arena, Jakarta, Selasa.
Menurut Souto, salah satu kunci kemenangan hari ini adalah gol cepat pada babak pertama dan babak kedua yang dua-duanya dicetak oleh Mochammad Iqbal.
Gol cepat ini, kata dia, sangat mempengaruhi jalannya pertandingan, dengan mereka pada akhirnya mampu mencetak tiga gol lainnya melalui Rio Pangestu, Israr Megantara, dan Reza Gunawan.
"Jadi saya hanya menanyakan satu hal kepada pemain kami, bahwa di pertandingan sebelumnya sepertinya menit-menit pertama tidak ada yang mau bermain. Dan saya meminta mereka, ini 40 menit, bukan 38, 37, atau 36," kata Souto di mixed zone Indonesia Arena, Selasa.
"Jadi saya rasa saya harus mengucapkan selamat kepada mereka. Pada akhirnya, pelatih hanya bisa membantu dari luar, tapi mereka adalah aktor utama dari semuanya," tambah dia.
Kemenangan ini membuat Indonesia memuncaki Grup A dengan tiga poin, unggul selisih gol dari Irak yang mengalahkan Kirgiztan dengan skor 4-2.
Di laga selanjutnya, tim Garuda akan menghadapi Kirgiztan pada Kamis (29/1). Ia berharap, di pertandingan nanti Indonesia Arena lebih dipenuhi oleh suporter daripada pertandingan melawan Korsel yang ditonton sekitar enam ribu penonton.
"Sejujurnya saya mengharapkan arena penuh. Saya berharap di pertandingan berikutnya arena akan penuh," kata pelatih asal Spanyol itu.
"Dan jika kita membuat Indonesia Arena penuh, itu akan sangat baik bagi kami karena setelah pertandingan ini para pemain sangat lelah, sangat-sangat lelah. Kami bisa merasakannya karena tentu saja mereka ingin menunjukkan yang terbaik di Indonesia Arena kepada masyarakat Indonesia," lanjut dia.
Kemenangan atas Kirgiztan akan membuat Indonesia berpeluang besar menyegel tiket babak perempat final lebih cepat, untuk menyamai pencapaian terbaik mereka di Piala Asia Futsal sejauh ini yang tercipta di Kuwait pada empat tahun lalu.
Sumber: ANTARA