China Janjikan Dukungan Lebih Kuat untuk Perdagangan Luar Negeri 2026

waktu baca 2 menit
Beijing (KABARIN) -

China menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat perdagangan luar negeri pada 2026, meski peta perdagangan global dinilai makin rumit dan penuh tantangan. Janji ini disampaikan Ketua Dewan China untuk Promosi Perdagangan Internasional (China Council for the Promotion of International Trade/CCPIT), Ren Hongbin, dalam konferensi kerja promosi perdagangan nasional yang digelar Selasa.

Menurut Ren, sistem promosi perdagangan China akan tancap gas untuk menjaga stabilitas ekspor dan impor. Salah satu caranya dengan membantu perusahaan memperluas pasar ekspor lewat berbagai jalur, mulai dari e-commerce lintas batas, pengembangan gudang di luar negeri, hingga dukungan asuransi kredit ekspor. Di saat yang sama, China juga akan mendorong peningkatan impor produk dan layanan berkualitas dari berbagai negara mitra.

Langkah ini dinilai penting untuk menjawab kebutuhan transformasi industri, mendorong peningkatan struktur industri, serta menopang pertumbuhan konsumsi dalam negeri. Dengan begitu, perkembangan impor dan ekspor bisa berjalan lebih seimbang dan berkelanjutan.

Ren juga menyoroti situasi global yang kian menantang. Ia menyebut persaingan antarnegara besar saat ini semakin kompleks dan ketat. Beberapa negara Barat, kata dia, masih bertahan dengan pola pikir Perang Dingin dan pendekatan zero-sum game, yang berujung pada meningkatnya upaya pembatasan dan tekanan terhadap China.

“Tekanan eksternal terhadap China terus membesar,” ujar Ren, seraya menekankan pentingnya strategi yang adaptif dan responsif dalam promosi perdagangan ke depan.

Menghadapi 2026, Ren menilai upaya promosi perdagangan harus lebih menekankan sinergi dan efisiensi. Sistem promosi perdagangan China diharapkan mampu secara aktif mengenali perubahan global, merespons tantangan, sekaligus mengarahkan transformasi yang terjadi.

Selain itu, layanan bagi perusahaan juga akan diperkuat, termasuk dengan memperluas kemitraan internasional. Tujuannya jelas: membantu pelaku usaha China lebih berani mengambil inisiatif dan memperdalam kerja sama di tengah persaingan global yang makin sengit.

Sebagai gambaran, sepanjang tahun lalu CCPIT telah mengatur kunjungan dan kegiatan pencarian mitra bisnis bagi 2.144 delegasi ke 92 negara dan kawasan. Upaya ini dinilai efektif dalam membantu perusahaan China menjajaki pasar baru, membangun momentum bisnis, serta mendorong ekspansi dan penataan industri mereka di tingkat global.

Dengan strategi yang lebih agresif dan terarah, China berharap bisa tetap menjaga daya saing perdagangan luar negerinya di tengah dinamika ekonomi dunia yang terus berubah.

Sumber: Xinhua

Bagikan

Mungkin Kamu Suka