Jakarta (KABARIN) - Elena Rybakina akhirnya kembali merasakan atmosfer semifinal Australian Open setelah menundukkan unggulan kedua Iga Swiatek di babak perempat final. Petenis Kazakhstan itu menang meyakinkan dengan skor 7-5, 6-1 pada laga Rabu.
Rybakina mengaku puas dengan performanya, terutama karena duel ini berjalan ketat di awal pertandingan.
"Saya sangat senang dengan kemenangan ini. Kami saling mengenal dengan cukup baik, dan saya hanya mencoba untuk tetap agresif," kata Rybakina dikutip dari WTA.
Ia menilai set pertama berlangsung alot karena servis kedua pemain sama-sama belum maksimal.
"Di set pertama, servis pertama tidak berjalan baik untuk kami berdua, jadi kami mencoba untuk meningkatkan servis kedua dan saling memberi tekanan."
Memasuki set kedua, permainan Rybakina makin lepas dan percaya diri.
"Di set kedua, saya mulai bermain lebih bebas, melakukan servis lebih baik, dan saya sangat senang dengan kemenangan ini," ujar petenis berusia 26 tahun itu.
Dalam laga berdurasi sekitar satu jam 35 menit, Rybakina tampil dominan dengan merebut delapan dari sembilan gim terakhir. Hasil ini juga membuat rekor pertemuannya dengan Swiatek kini imbang 6-6.
Meski sempat kehilangan servis di gim pembuka, Rybakina mampu bangkit dan tampil solid. Ia bahkan keluar dari situasi kritis saat tertinggal 0-40 di set pertama, lalu tampil stabil di gim-gim servis berikutnya.
Rybakina mencatatkan 11 ace dari total 26 winner, sementara jumlah kesalahan sendiri ditekan di angka 19. Sebaliknya, Swiatek kesulitan menjaga konsistensi dan hanya mampu membukukan 10 winner dengan 25 unforced error.
Kemenangan ini menjadi yang ke-18 dari 19 laga terakhir Rybakina sejak Oktober lalu, sekaligus kemenangan kedelapan beruntun atas pemain Top 10.
Ia juga menyebut performa apik di akhir musim 2025 masih memberi efek positif hingga sekarang.
"Saya pikir musim lalu, di beberapa turnamen terakhir yang saya mainkan, saya mendapatkan kepercayaan diri melalui pertandingan-pertandingan sulit," kata Rybakina.
Menurutnya, kunci permainan tetap ada pada keberanian mengambil inisiatif.
"Tentu saja, ini adalah sesuatu yang saya coba terapkan tahun ini, musim ini. Masih banyak hal yang perlu ditingkatkan, yang perlu dikerjakan, tetapi yang terpenting adalah saya mencoba untuk tetap agresif setiap kali saya mendapat kesempatan untuk maju, mungkin sedikit mengambil risiko."
"Seperti hari ini, beberapa pukulan sangat dekat dengan garis, tepat di garis, jadi saya senang hasilnya menguntungkan saya, tetapi yang terpenting untuk permainan saya adalah tetap agresif," ujar petenis peringkat lima dunia itu.
Sumber: ANTARA