Komisi VII Dukung TVRI Tayang Piala Dunia 2026 untuk Hiburan Rakyat

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Komisi VII DPR RI menyatakan dukungan penuh atas penyiaran Piala Dunia 2026 melalui TVRI agar rakyat bisa menikmati turnamen sepak bola dunia sebagai bentuk kehadiran negara.

Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay juga mengajak LPP RRI dan LKBN ANTARA untuk ikut membantu publikasi sehingga siaran Piala Dunia bisa lebih maksimal.

"Kalau saya yang paling utama, TVRI begitu menyiarkan ini, nama dia naik, orang nonton, itu dulu," kata Saleh saat rapat bersama TVRI, RRI, dan ANTARA di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu.

Saleh menambahkan TVRI perlu memastikan jaringan dan sistem penyiaran merata agar tayangan bisa dinikmati di seluruh Indonesia.

"Dengan demikian, orang bisa nonton nih. Kalau soal untung saya nggak ngerti, itu urusan bisnis," tambahnya.

Namun, jika TVRI bisa memperoleh keuntungan dari siaran tersebut, menurut Saleh, itu tentu jadi nilai lebih. Ia mendorong TVRI mengelola hak siar dengan baik dan profesional.

"Kan ini masih ada 4,5 bulan sebelum penayangan ini, tentu ini akan kita evaluasi kerja-kerja TVRI, dengan demikian kita kasih masukan," katanya.

Selain itu, Saleh meminta TVRI menyampaikan proyeksi finansial hak siar Piala Dunia 2026 agar dampaknya terhadap anggaran serta perekonomian rakyat bisa terlihat jelas.

"Menetapkan Piala Dunia 2026 sebagai program strategis TVRI yang tidak hanya berorientasi pada anggaran siaran olah raga, tetapi memberikan nilai tambah nyata pada pariwisata, UMKM, dan ekonomi kreatif," ujar Saleh.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka