India Pastikan Hanya Dua Kasus Virus Nipah di Benggala Barat

waktu baca 2 menit

New Delhi, (KABARIN) - Kementerian Kesehatan India membantah kabar yang menyebut lima kasus virus Nipah di Benggala Barat dan menegaskan hingga kini hanya dua kasus yang terkonfirmasi.

Dalam pernyataan resmi pada Selasa, kementerian menilai angka lima kasus yang beredar di media bersifat spekulatif dan tidak akurat.

Berdasarkan laporan dari National Centre for Disease Control, hanya dua pasien terkonfirmasi yang tercatat sejak Desember tahun lalu hingga sekarang.

Pemerintah pusat dan negara bagian disebut telah mengambil semua langkah kesehatan yang diperlukan, termasuk memperketat pengawasan epidemiologis dan meningkatkan kapasitas laboratorium.

Sebanyak 196 orang yang memiliki kontak dekat dengan pasien telah diidentifikasi, dipantau, dan diperiksa kesehatannya.

“Hingga saat ini, seluruh kontak yang berhasil dilacak tidak menunjukkan gejala dan hasil tes mereka negatif untuk Virus Nipah,” kata kementerian.

Otoritas kesehatan India juga mengingatkan masyarakat untuk hanya mengandalkan informasi resmi dan terverifikasi terkait perkembangan virus Nipah.

“Belum ada tambahan kasus Virus Nipah yang terdeteksi sejauh ini,” tegas kementerian.

Klarifikasi ini muncul setelah laporan surat kabar Independent pekan lalu yang menyebut virus Nipah mematikan telah menginfeksi lima orang dan sekitar 100 orang dikarantina.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menilai virus Nipah sebagai salah satu virus paling berbahaya di dunia karena tingkat kematiannya tinggi dan belum ada obat maupun vaksin khusus. Virus ini biasanya ditularkan lewat kelelawar buah, buah atau makanan yang terkontaminasi, serta bisa menyebar lewat hewan domestik.

India sebelumnya pernah mengalami empat wabah virus Nipah di Benggala Barat dan Kerala, sehingga pemerintah kini lebih waspada terhadap penyakit ini.

Sumber: SPU

Bagikan

Mungkin Kamu Suka