Bahlil Umumkan Adies Kadir Resmi Lepas Status Kader Golkar

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa Adies Kadir resmi tidak lagi menjadi kader maupun pengurus Golkar setelah DPR menyetujui pencalonannya sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi.

“Kami hari ini mewakafkan salah satu kader terbaik Partai Golkar, yang dulunya adalah pimpinan DPR. (Kami, red.) mewakafkan ke negara untuk menjadi Hakim Mahkamah Konstitusi,” ujar Bahlil saat ditemui wartawan di Istana Negara, Jakarta, Rabu sore.

Bahlil menegaskan proses pengunduran diri Adies dan pencabutan status keanggotaannya di Golkar sudah dilakukan jauh sebelum DPR menetapkan pencalonannya sebagai hakim.

“Sebelum diputuskan (sebagai Hakim MK, red.) itu sudah dilakukan pengunduran diri, baik dari kepengurusan maupun keanggotaan, karena hakim itu harus independen,” kata Bahlil.

Ketika ditanya kapan tepatnya status Adies resmi dicabut, Bahlil menyebut hal itu terjadi beberapa hari lalu, tepat saat keputusan DPR keluar.

“Beberapa hari lalu yang jelas. Ketika beliau (Adies, red.) dipilih itu langsung sudah posisinya tidak lagi kader partai,” jelasnya.

Sebelumnya, pada Rapat Paripurna Ke-12 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025-2026 di Jakarta, Selasa (27/1), DPR menyetujui Adies Kadir, yang sebelumnya Wakil Ketua DPR, menjadi Hakim Konstitusi dari unsur DPR RI. Rapat itu juga mencabut keputusan DPR sebelumnya terkait calon hakim konstitusi yang sempat mencalonkan Inosentius Samsul.

Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa menambahkan bahwa Adies dipilih karena memiliki gelar profesor dan doktor hukum, serta pengalaman panjang di Komisi III DPR RI yang membidangi urusan hukum sehingga dianggap mumpuni menjalankan tugas sebagai hakim konstitusi.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka