Trump Pertimbangkan Serangan Baru ke Iran Usai Gagal Berunding

waktu baca 1 menit

Moskow (KABARIN) - Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan tengah mempertimbangkan opsi serangan baru terhadap Iran setelah upaya perundingan soal program nuklir Teheran berakhir buntu. Informasi ini disampaikan CNN dengan mengutip sejumlah sumber yang mengetahui situasi tersebut.

Sebelumnya, surat kabar The New York Times juga melaporkan bahwa pembicaraan untuk meredakan ketegangan dengan Iran pada pekan lalu tidak membuahkan hasil. Penyebabnya, Teheran disebut terus menolak memenuhi tuntutan yang diajukan oleh Trump.

Dalam laporan yang terbit pada Rabu itu, disebutkan bahwa opsi yang sedang dipertimbangkan mencakup serangan udara terhadap para pemimpin dan pejabat keamanan Iran. Selain itu, fasilitas nuklir serta lembaga-lembaga pemerintahan Iran juga masuk dalam daftar target potensial.

Meski begitu, Trump disebut belum mengambil keputusan akhir. Ia masih melihat situasi di lapangan, termasuk dengan kehadiran kelompok penyerang Amerika Serikat yang sebelumnya telah dikirim ke kawasan tersebut. Dengan tambahan kekuatan militer itu, pilihan respons militer AS dinilai menjadi lebih luas.

Laporan tersebut juga mencatat bahwa setelah ancaman Trump terhadap Iran mencuat, tidak ada kontak langsung yang berarti antara Washington dan Teheran dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini mempertegas bahwa hubungan kedua negara masih berada dalam fase tegang, dengan risiko eskalasi konflik yang terus membayangi.

Sumber: SPU

Bagikan

Mungkin Kamu Suka