Jakarta (KABARIN) - Head of Business KJP Wellness Liza Sako mengatakan bahwa platform media sosial pada masa kini dimanfaatkan untuk memperluas akses terhadap produk kesehatan hingga ke pelosok Indonesia.
"Produk-produk unggulan yang selama ini dipercaya konsumen di apotek, kini bisa dijangkau lebih cepat dan lebih lengkap melalui penjualan daring," kata Liza dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis.
Liza mengatakan penjualan melalui platform seperti TikTok dilakukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan akses produk kesehatan yang lebih cepat, lengkap, dan praktis tanpa dibatasi jarak.
Produk yang dihadirkan pun dinilainya relevan dengan gaya hidup masyarakat saat ini mulai dari kolagen, vitamin, krim perawatan, sampai produk pendukung kebugaran harian.
Pemanfaatan TikTok pun tidak hanya berorientasi pada penjualan, tetapi juga untuk membangun ekosistem edukasi kesehatan digital yang berkelanjutan guna mendorong masyarakat lebih sadar kesehatan sekaligus lebih mudah memperoleh produk yang sesuai kebutuhan.
Strategic Marketing KJP Wellness Ryoma menyampaikan bahwa pendekatan interaktif yang dapat dipakai untuk mengedukasi masyarakat yaitu melalui fitur siaran langsung yang dapat menjangkau pengguna secara real time.
Siaran langsung tidak hanya menjadi sarana transaksi cepat, tetapi juga ruang untuk membangun kepercayaan publik. Interaksi langsung memungkinkan tim menjelaskan detail produk, cara penggunaan, hingga manfaatnya secara lebih mudah dipahami.
"Live streaming berfungsi sebagai etalase hidup, tempat orang bisa bertanya, membandingkan produk, lalu langsung checkout dalam satu aplikasi," katanya.
Terkait dengan pengguna platform TikTok, menurutnya media sosial itu memungkinkan proses edukasi, discovery produk, hingga transaksi terjadi dalam satu alur yang mulus, baik melalui konten video pendek maupun live commerce.
Melalui pendekatan storytelling, pesan terkait kesehatan dibuat lebih dekat dengan keseharian audiens.
Sumber: ANTARA