Jakarta (KABARIN) - Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan (Jaksel) terus menggencarkan kegiatan kerja bakti hingga tiga kali dalam sepekan. Langkah ini dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih sekaligus menekan potensi genangan saat hujan turun.
“Itu rutin kami lakukan di setiap wilayah. Untuk kerja bakti dalam skala besar, dilaksanakan satu bulan sekali dengan titik lokasi yang berpindah-pindah,” kata Wali Kota Jakarta Selatan Muhammad Anwar di Jakarta, Selasa.
Anwar mengungkapkan, dirinya telah menginstruksikan seluruh jajaran Pemkot Jaksel, mulai dari tingkat kelurahan hingga kota, untuk rutin menggelar kerja bakti massal setiap Selasa, Jumat, dan Minggu. Kegiatan ini menyasar pembersihan lingkungan, saluran air, hingga area publik yang rawan sampah dan genangan.
Tak hanya mengandalkan kerja bakti, Pemkot Jaksel juga mengintensifkan berbagai langkah mitigasi bencana untuk mengantisipasi banjir dan genangan. Upaya ini sudah berjalan cukup lama dan terus dilanjutkan.
“Upaya ini sebenarnya sudah kami lakukan secara intensif sejak enam bulan lalu dan hingga saat ini masih terus berjalan,” ujar Anwar.
Melalui Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA), Pemkot Jaksel rutin melakukan normalisasi sungai, pengerukan sedimen di kali-kali besar, serta pembangunan dan normalisasi embung agar fungsinya makin optimal. Langkah-langkah ini dilakukan untuk memperlancar aliran air saat hujan deras.
Selain itu, pembangunan sumur resapan juga digenjot dengan kedalaman mencapai 30 meter. Sumur resapan ini diklaim mampu menyerap hingga 10.000 liter air dalam waktu sekitar 20 menit, sehingga bisa membantu mengurangi genangan di permukiman.
“Seluruh pengadaan peralatan dan pendukung kegiatan ini juga terbantu melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR (Corporate Social Responsibilities),” ucap Anwar.
Lewat berbagai upaya ini, Pemkot Jaksel berharap masyarakat ikut tergerak untuk lebih peduli pada lingkungan sekitar, terutama soal pengelolaan sampah. Menurut Anwar, peran warga sangat penting agar hasil kerja bakti dan program mitigasi bisa berjalan maksimal.
“Kepedulian terhadap lingkungan harus terus ditingkatkan, tidak hanya pada saat musim hujan. Menjaga kebersihan harus menjadi aktivitas rutin dalam kehidupan sehari-hari,” pungkas Anwar.
Sumber: ANTARA