Hamilton, Kanada (KABARIN) - Presiden FIFA Gianni Infantino mengumumkan kemitraan resmi dengan Dewan Perdamaian untuk proyek besar di Jalur Gaza yang memanfaatkan sepak bola sebagai alat membangun kembali komunitas.
Infantino menekankan bahwa sepak bola adalah bahasa universal yang bisa menyatukan miliaran orang.
“Poin pertama: sepak bola, atau soccer seperti disebut di sini, adalah bahasa universal dunia. Bahasa ini digunakan oleh 6 miliar orang, 6 miliar penggemar yang memiliki perasaan yang sama,” katanya dalam pertemuan perdana Dewan Keamanan di Washington DC.
“Ini tentang harapan, tentang kegembiraan, tentang kebahagiaan. Ini tentang kebersamaan dan tentang menyatukan dunia. Kita akan menyatukan dunia di sini musim panas ini selama Piala Dunia,” tambahnya.
Infantino menegaskan bahwa perdamaian menjadi fondasi utama untuk persatuan tersebut dan menyebut kerja sama dengan Dewan Perdamaian sebagai kemitraan sejati.
“Saya sangat bangga dan sangat senang mengumumkan ini,” ujarnya.
Ia juga menekankan perlunya aksi nyata setelah mendengar presentasi di Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, “kita perlu membantu. Kita perlu melakukan sesuatu.”
Fokus kontribusi FIFA tidak hanya soal pembangunan infrastruktur fisik, tapi juga membangun manusia, emosi, harapan, dan kepercayaan di Gaza. “Kita juga harus membangun kembali dan membangun manusia, emosi, harapan, dan kepercayaan. Dan inilah makna sepak bola, olahraga saya,” kata Infantino.
Proyek ini akan menciptakan ekosistem sepak bola lengkap di Gaza, mulai dari lapangan mini hingga stadion nasional. Rencananya ada 50 lapangan mini FIFA Arena dengan biaya sekitar 50.000 dolar AS per unit atau total 2,5 juta dolar AS. Lima lapangan berukuran penuh akan dibangun di lima distrik dengan biaya sekitar 1 juta dolar AS per lapangan.
Selain itu, akan dibangun FIFA Academy senilai 15 juta dolar AS dan stadion nasional dengan kapasitas 20.000 sampai 25.000 penonton senilai 50 juta dolar AS. Semua inisiatif ini diharapkan bisa menghidupkan kembali olahraga, memberikan kesempatan, dan membangun harapan baru bagi warga Gaza.
Sumber: Anadolu_OANA