Greenland Tolak Tawaran Kapal Rumah Sakit dari Donald Trump

waktu baca 2 menit

Oslo (KABARIN) - Pemerintah Greenland menolak tawaran pengiriman kapal rumah sakit dari Amerika Serikat (AS) yang diinisiasi Presiden AS Donald Trump. Perdana Menteri Greenland Jens-Frederik Nielsen menegaskan wilayah otonom Denmark tersebut tidak membutuhkan bantuan layanan kesehatan tambahan dari AS.

Dalam unggahan di Facebook pada Minggu (22/2), Nielsen secara tegas menyampaikan responsnya terhadap rencana tersebut.

Ia menulis jawabannya "tidak, terima kasih," sambil menjelaskan bahwa Greenland sudah memiliki sistem layanan kesehatan publik yang memberikan perawatan gratis bagi seluruh warga.

Menurut Nielsen, sistem kesehatan gratis itu merupakan keputusan yang sengaja diambil pemerintah dan menjadi bagian penting dari identitas sosial masyarakat Greenland. Ia bahkan membandingkan sistem tersebut dengan layanan kesehatan di AS yang umumnya berbayar ketika masyarakat ingin mendapatkan perawatan medis.

Meski menolak tawaran tersebut, Nielsen menegaskan Greenland tetap terbuka terhadap kerja sama internasional, termasuk dengan Amerika Serikat. Namun, ia meminta komunikasi dilakukan secara langsung, bukan melalui pernyataan di media sosial.

Ia pun mendesak pihak AS untuk berbicara langsung dengan Greenland "alih-alih" membuat apa yang dia gambarkan sebagai pernyataan yang agak serampangan di media sosial.

Sebelumnya, Donald Trump melalui platform Truth Social pada Sabtu (21/2) menyatakan bahwa dirinya bekerja sama dengan Gubernur Louisiana Jeff Landry untuk mengirim "sebuah kapal rumah sakit yang hebat" ke Greenland "untuk merawat" orang-orang yang "sakit."

Pernyataan Trump tersebut langsung menarik perhatian publik internasional, terutama karena Greenland menilai layanan kesehatan di wilayahnya sudah mampu memenuhi kebutuhan masyarakat tanpa bantuan tambahan dari luar negeri.

Sumber: Xinhua

Bagikan

Mungkin Kamu Suka