IHSG Menguat Didorong Optimisme Perdagangan Global Pascakeputusan MA AS

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia pada Senin sore ditutup menguat seiring optimisme pelaku pasar setelah Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif perdagangan dari era Presiden Donald Trump.

IHSG naik 124,31 poin atau 1,50 persen ke posisi 8.396,08. Sementara indeks LQ45, yang berisi 45 saham unggulan, menguat 12,48 poin atau 1,49 persen ke 847,76.

“Pasar merespon positif pascakeputusan Mahkamah Agung (MA) AS yang membatalkan tarif dagang global Presiden AS Donald Trump. Keputusan MA tersebut tentunya akan memberikan sebuah harapan dan perbaikan iklim perdagangan global,” ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus dalam kajiannya di Jakarta, Senin.

Nico menjelaskan keputusan MA AS yang membatalkan kebijakan tarif dan menggantinya dengan tarif 10 persen menjadi perkembangan penting bagi dunia usaha.

Meski begitu, pelaku pasar tetap mengamati langkah lanjutan Trump yang berencana menaikkan tarif global dari 10 persen menjadi 15 persen menyusul keputusan MA yang membatalkan tarif timbal balik. Langkah ini memicu kekhawatiran bahwa perjanjian perdagangan antara AS dan mitranya bisa terganggu, meski pejabat senior AS menegaskan kesepakatan yang ada tetap berlaku.

"Alhasil, pelaku pasar tampaknya masih wait and see melihat perkembangan dinamika kebijakan di AS terkait penerapan tarif ini," ujar Nico.

Dari dalam negeri, Presiden Prabowo Subianto menekankan pemerintah Indonesia menghormati proses politik di AS dan siap menghadapi kemungkinan penyesuaian tarif.

Optimisme pasar makin terlihat karena ada harapan tarif global bar Trump sebesar 15 persen bisa digantikan dengan bea masuk yang lebih rendah, sehingga bisa memberikan dorongan bagi ekspor Indonesia dalam jangka pendek.

IHSG dibuka menguat dan tetap berada di zona positif hingga penutupan sesi pertama perdagangan. Pada sesi kedua, IHSG juga betah di zona hijau hingga penutupan hari ini.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, semua sebelas sektor menguat dipimpin sektor barang baku yang naik 3,20 persen, diikuti sektor transportasi & logistik naik 2,34 persen dan sektor energi naik 1,67 persen.

Saham dengan penguatan terbesar antara lain DIVA, YELO, MEGA, SKBM, dan PADI. Sedangkan saham yang melemah paling banyak adalah INDS, HILL, SOTS, AKKU, dan INTA.

Frekuensi perdagangan tercatat 2.987.000 kali transaksi dengan total 46,68 miliar lembar saham senilai Rp24,10 triliun. Sebanyak 484 saham naik, 227 saham turun, dan 247 saham stagnan.

Di bursa regional Asia sore ini, indeks Nikkei turun 642,13 poin atau 1,12 persen ke 56.825,60. Indeks Shanghai naik 51,95 poin atau 1,26 persen ke 4.082,07. Indeks Hang Seng menguat 668,56 poin atau 2,53 persen ke 27.081,91 dan Straits Times naik 14,47 poin atau 0,29 persen ke 5.032,07.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka