Perjalanan panjang di Timur Tengah berakhir manis bagi Janice Tjen. Petenis putri Indonesia itu resmi menembus peringkat 36 dunia, Senin, setelah rangkaian “Middle East Swing” ditutup dengan penampilan impresif di Dubai Duty Free Tennis Championships.
Bermain sebagai wild card, Janice tampil percaya diri dan mencatatkan kemenangan Top 30 keempat dalam kariernya. Ia menaklukkan Leylah Fernandez untuk kedua kalinya musim ini—sebelumnya juga menang di babak pertama Australian Open 2026—dalam perjalanan menuju babak 16 besar WTA 1000 pertamanya.
Lonjakan 10 peringkat dari No.46 ke No.36 menandai kali pertama petenis 23 tahun itu menembus Top 40 dunia. Sebuah pencapaian yang menunjukkan konsistensi dan kematangan permainannya.
Sebelum Dubai, Janice juga tampil solid di Qatar Total Energies Open. Ia sempat mencuri perhatian dengan kemenangan telak 6-0, 6-1 atas Beatriz Haddad Maia sebelum akhirnya dihentikan unggulan teratas Iga Swiatek di babak kedua.
Perjalanannya dimulai dari Mubadala Abu Dhabi Open, di mana ia mengalahkan rising star Australia, Maya Joint. Meski terhenti di babak kedua oleh Liudmila Samsonova, Janice tetap mencatatkan hasil positif dengan menembus semifinal ganda bersama Alexandra Eala.
Menariknya, Eala juga mencatat lompatan ranking signifikan ke peringkat 31 dunia usai mencapai perempat final WTA 1000 Dubai.
Tantangan Berikutnya: Sunshine Swing
Tak ada waktu berlama-lama merayakan capaian. Janice langsung terbang ke Meksiko untuk memulai rangkaian “Sunshine Swing” di Merida Open 2026.
Di turnamen WTA 500 tersebut, ia tampil sebagai unggulan keenam dan dijadwalkan menghadapi petenis Kolombia Camila Osorio pada babak pertama.
Di sektor ganda, Janice akan berpasangan dengan Katarzyna Piter dan menghadapi duet Madeleine Brooks/Shuo Feng di laga pembuka.
Dari wild card hingga Top 40 dunia, perjalanan Janice Tjen di awal musim 2026 terasa seperti babak baru dalam kariernya. Konsistensi, keberanian menghadapi unggulan, dan kepercayaan diri di panggung besar menjadi modal penting menuju target yang lebih tinggi. Dunia tenis kini mulai melirik—dan Indonesia punya alasan kuat untuk bangga.
Sumber: ANTARA