IHSG Berpotensi Bergerak Variatif di Tengah Sentimen Domestik dan Global

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia diproyeksikan bergerak fluktuatif pada perdagangan Senin, seiring pengaruh sentimen dari dalam negeri dan luar negeri.

Pada pembukaan perdagangan, IHSG tercatat menguat 25,60 poin atau 0,42 persen ke level 6.187,65. Sementara itu, Indeks LQ45 yang berisi saham unggulan ikut naik 3,05 poin atau 0,49 persen ke posisi 623,49.

Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim menyampaikan bahwa secara teknikal pasar masih berpotensi bergerak dalam pola naik turun sepanjang pekan ini.

"Secara teknikal, IHSG diperkirakan akan bergerak mixed (variatif) pada kisaran 6.000-6.250 di pekan ini,” ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim dalam kajiannya di Jakarta, Senin.

Dari sisi domestik, pelaku pasar disebut tengah bersiap menghadapi rebalancing indeks MSCI pada akhir Mei yang biasanya memicu pergerakan dana asing dalam jumlah besar, terlebih di tengah pekan perdagangan yang lebih singkat.

Selain itu, investor juga cenderung berhati hati karena masih menunggu kejelasan arah sejumlah kebijakan baru pemerintah yang dinilai belum sepenuhnya pasti.

Dari luar negeri, perhatian pasar tertuju pada pergantian pimpinan bank sentral Amerika Serikat setelah Kevin Warsh resmi menjabat sebagai Chairman Federal Reserve menggantikan Jerome Powell.

Di sisi geopolitik, pernyataan terkait rencana kesepakatan pembukaan Selat Hormuz oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump juga menjadi sorotan. Namun klaim tersebut dibantah oleh pihak Iran yang menyebut aktivitas pelayaran tetap berlangsung di bawah pengawasan mereka.

Perkembangan hubungan Amerika Serikat dan Iran dipandang masih dapat memengaruhi harga minyak dunia yang kemudian berdampak pada pergerakan pasar global.

Pelaku pasar juga menantikan sejumlah rilis data ekonomi Amerika Serikat pada pekan ini seperti PCE Price Index, Durable Goods Orders, serta estimasi kedua pertumbuhan ekonomi kuartal I 2026.

Sementara itu, pada perdagangan Jumat pekan sebelumnya, bursa saham Eropa kompak ditutup menguat di antaranya Euro Stoxx 50, FTSE 100 Inggris, DAX Jerman, dan CAC 40 Prancis.

Bursa saham Amerika Serikat atau Wall Street juga ditutup positif dengan penguatan pada indeks Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq.

Dari kawasan Asia, mayoritas indeks saham juga bergerak naik pada pagi ini. Nikkei Jepang melonjak 1.796,43 poin atau 2,84 persen ke 65.135,50, Shanghai menguat 0,62 persen ke 4.138,25, Hang Seng naik 0,86 persen ke 25.606,03, serta Straits Times Singapura menguat 0,63 persen ke 5.099,89.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka