Jakarta (KABARIN) - Petinju asal Amerika Serikat Danielle Perkins berhasil menang TKO atas Che Kenneally dan resmi merebut gelar juara dunia kelas berat ringan putri World Boxing Association (WBA) di Little Caesars Arena, Michigan.
WBA menyoroti pencapaian Perkins yang meraih gelar dunia pertamanya di usia 43 tahun sekaligus menunjukkan bahwa dirinya kini menjadi kekuatan baru di kelas 175 pon.
Sejak ronde pertama, Perkins langsung menekan Kenneally dengan agresi tinggi, memanfaatkan fisik dan pengalaman bertandingnya. Tekanan konstan membuat Kenneally kesulitan mengatur ritme meski sempat mengandalkan kecepatan dan mobilitas untuk menghindari serangan.
Dominasi Perkins semakin terlihat di duel jarak dekat yang menjadi kunci kemenangan. Pertarungan akhirnya dihentikan pada ronde keenam menit 1:45 setelah pukulan keras Perkins membuat Kenneally tidak mampu melanjutkan laga.
Perkins, mantan pemain bola basket profesional, menjalankan strategi disiplin dengan kombinasi pergerakan maju stabil dan agresi yang terukur. Sepanjang pertandingan, ia memojokkan Kenneally ke sudut ring dan sepanjang tali, memaksanya menghadapi serangan tanpa banyak balasan.
Wasit akhirnya menghentikan pertandingan demi keselamatan Kenneally. Kemenangan ini menambah rekor Perkins menjadi enam kemenangan dan satu kekalahan sekaligus menandai gelar juara dunia pertamanya.
Sementara itu, Kenneally menelan kekalahan profesional pertamanya, membuat rekornya berubah menjadi lima menang satu kalah dan kehilangan sabuk juara dunia yang baru diraihnya tahun lalu.
Sumber: ANTARA