Pastikan Kondisi Tubuh Sehat Sebelum Hapus Tato

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Badan Amil Zakat Nasional Baznas/Bazis DKI Jakarta mengingatkan masyarakat untuk memastikan kondisi tubuh sehat sebelum mengikuti layanan hapus tato, apalagi selama Ramadhan 1447 H/2026.

"Dalam kondisi sakit, dia tidak bisa dihapus tatonya. Harus ditunda beberapa hari sampai yang bersangkutan sehat," kata Wakil Ketua IV Bidang SDM Baznas/Bazis DKI Jakarta Prof. Bunyamin saat ditemui di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, Selasa.

Peserta yang sudah mendaftar akan menjalani pemeriksaan kesehatan dulu sebelum prosedur hapus tato. Pemeriksaan ini termasuk pengecekan tekanan darah dan tes darah laboratorium.

Setelah itu, peserta diminta menunggu sekitar 10 menit sebelum konsultasi dengan dokter di lokasi. Jika dokter menyatakan tubuh peserta fit dan aman untuk tindakan, baru tahap selanjutnya dilakukan.

Prosedur dimulai dengan pengolesan krim anestesi di area tato sekitar 30 menit sebelum penghapusan. Bagian yang dioles krim kemudian ditutup dengan penutup plastik agar krim tidak hilang karena gesekan pakaian. Baru setelah itu tato dihapus menggunakan teknologi laser.

"Kalau dia benar-benar sehat, baru bisa diambil tindakan penghapusan tatonya," ujar Bunyamin.

Selama Ramadhan, Baznas/Bazis DKI Jakarta menargetkan sekitar 1.000 peserta untuk layanan hapus tato gratis. Pendaftaran dibuka mulai 23 Februari hingga 4 Maret 2026 melalui laman baznasbazisdki.id/daftarhapustato.

Program ini diberikan untuk memberi kesempatan bagi masyarakat yang ingin berhijrah atau memperbaiki diri melalui penghapusan tato secara aman, gratis, dan sesuai prosedur medis.

"Ini semua dilakukan oleh Baznas Bazis DKI Jakarta sebagai kepedulian kepada mereka yang mau hijrah, ingin menghapus tatonya," tambah Bunyamin.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka