Jakarta (KABARIN) - Min Hee-jin memilih melepas hak jual sahamnya di ADOR senilai 25,6 miliar won atau sekitar 17,7 juta dolar AS untuk mendorong HYBE berdamai dengan NewJeans dan menarik seluruh tuntutan hukum terhadap anggota grup tersebut.
Selain itu, ia juga meminta agar HYBE mencabut tuntutan terhadap mantan karyawan ADOR dan para penggemar jika penawaran damai diterima.
"Uang 25,6 miliar won tidak lebih besar dari nilai memulihkan ekosistem K-pop yang sehat," kata Min Hee-jin dalam konferensi pers yang dihadiri awak media harian Korea Joong Ang, dilansir dari Malay Mail, Rabu.
Hee-jin menekankan bahwa ia tidak ingin melihat para anggota NewJeans harus terbagi konsentrasinya antara urusan panggung dan urusan hukum. Ia berharap HYBE bisa menciptakan lingkungan di mana anggota NewJeans bebas mengejar mimpi mereka.
Di kesempatan yang sama, Min Hee-jin juga mengumumkan pengunduran dirinya dari posisi Chief Executive Officer ADOR dan kini fokus membangun label independen bernama ooak Records untuk membina artis baru.
"Mari kita bertemu melalui karya, dalam musik dan penciptaan... bukan di ruang sidang," ajak Hee-jin.
Ia juga menyinggung perubahan Undang-Undang Komersial pada Juli 2025 yang memperkuat kewajiban fidusia terhadap pemegang saham, sehingga menurutnya rekonsiliasi menjadi langkah paling bijak di tengah kondisi ekonomi Korea Selatan yang sedang positif dengan indeks KOSPI menembus angka 6.000.
Hingga kini, HYBE belum menanggapi penawaran damai dari Min Hee-jin. Laporan Korea Joong Ang menyebut HYBE masih memproses banding atas kasus put option yang sebelumnya dimenangkan Min Hee-jin di Pengadilan Distrik Pusat Seoul.
Selain itu, beberapa sengketa lain antara ADOR, NewJeans, dan label di bawah HYBE seperti Belift Lab dan Source Music juga masih berjalan.
Sumber: Malay Mail