IHSG Ditutup Melemah ke 6.130, Tekanan Profit Taking Jelang Libur Idul Adha

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Selasa ditutup melemah seiring aksi ambil untung atau profit taking pelaku pasar menjelang libur dan cuti bersama Idul Adha 1447 Hijriah.

IHSG turun 76,16 poin atau 1,23 persen ke level 6.130,19. Sementara itu, indeks LQ45 juga terkoreksi 10,81 poin atau 1,71 persen ke posisi 620,40.

Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim mengatakan pelemahan indeks dipicu kombinasi aksi profit taking dan rebalancing MSCI.

“Pemicu pelemahan indeks antara lain karena profit taking menjelang libur dan rebalancing MSCI,” ujar Ratna dalam kajiannya di Jakarta, Selasa.

Dari sisi global, pasar turut dibayangi ketegangan geopolitik setelah Amerika Serikat kembali melancarkan serangan ke wilayah Iran Selatan, meski di tengah harapan adanya proses perdamaian.

Sentimen tersebut turut menekan pergerakan rupiah yang melemah 0,29 persen ke level Rp17.795 per dolar AS, meskipun indeks dolar AS juga tercatat melemah.

Sementara itu, harga minyak dunia bergerak variatif dengan Brent naik 1,97 persen dan WTI turun 4,97 persen.

Ratna memperkirakan IHSG masih akan bergerak dalam rentang 6.000 hingga 6.200 pada perdagangan berikutnya.

“Sehingga, diperkirakan IHSG berpotensi bergerak di kisaran 6.000-6.200 pada perdagangan Jumat (29/5/2026),” ujarnya.

Secara sektoral, hanya sektor infrastruktur yang menguat sebesar 0,28 persen, sementara sepuluh sektor lainnya melemah dengan tekanan terbesar terjadi pada sektor industri yang turun 3,66 persen.

Adapun saham yang mencatat penguatan tertinggi antara lain MGNA, ARTA, NZIA, ELFI, dan AWAN, sedangkan saham yang melemah terdalam meliputi MSIN, RISE, TALF, BHAT, dan ASPR.

Total frekuensi perdagangan tercatat mencapai 1.964.477 kali transaksi dengan volume 24,88 miliar lembar saham dan nilai transaksi Rp18,09 triliun. Sebanyak 241 saham menguat, 447 melemah, dan 133 stagnan.

Di kawasan Asia, bursa regional juga bergerak melemah, kecuali Straits Times yang menguat 0,82 persen.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka