Jakarta (KABARIN) - RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo RSCM menangani pasien laki-laki berinisial AY (27) yang mengalami luka bakar akibat paparan cairan kimia di wajah dan beberapa bagian tubuh.
Manajer Hukum dan Humas RSCM Yoga Nara menjelaskan pasien tiba di Instalasi Gawat Darurat (IGD) pada Jumat (13/3) dini hari sekitar pukul 12.00 WIB dengan luka bakar di wajah, leher, dada, punggung, dan kedua lengan, serta gangguan penglihatan pada mata kanan.
"Dengan keluhan luka bakar pada wajah, leher, dada, punggung, serta kedua lengan, disertai gangguan penglihatan pada mata kanan," kata Yoga di Jakarta, Selasa.
Setibanya di IGD, tim medis langsung melakukan pemeriksaan awal dan stabilisasi. Hasil pemeriksaan pH menunjukkan paparan zat kimia bersifat asam pada area luka. Tim medis melakukan irigasi atau pencucian untuk menurunkan efek zat kimia dan menormalkan kondisi jaringan.
Yoga menyebutkan diagnosa awal luka bakar sekitar 24 persen akibat reaksi inflamasi dari cairan keras yang mengenai kulit, terutama di wajah sisi kanan, mata kanan, kedua tangan, dan dada. Penilaian medis Dokter Penanggungjawab Pelayanan (DPJP) kemudian merevisi persentase luka menjadi sekitar 20 persen, dengan trauma kimia pada mata kanan derajat tiga fase akut, yang menyebabkan penurunan tajam penglihatan dan kerusakan permukaan kornea.
Penanganan yang dilakukan meliputi pembersihan jaringan rusak pada mata kanan dan transplantasi membran amnion untuk melindungi permukaan mata dan mendukung proses penyembuhan. Pasien kini dirawat di High Care Unit (HCU) luka bakar dan dipantau oleh tim medis multidisiplin yang terdiri dari dokter spesialis mata, bedah plastik rekonstruksi, serta tim kegawatdaruratan.
"Terapi yang diberikan meliputi perawatan luka, pemberian antibiotik, obat anti-inflamasi, vitamin, serta pengobatan untuk menjaga tekanan bola mata tetap terkontrol," tutur Yoga.
Saat ini kondisi umum pasien sudah stabil dan tidak mengancam nyawa. Penanganan medis tetap berlanjut sesuai perkembangan kondisi, termasuk kemungkinan tindakan rekonstruksi jaringan dan prosedur lanjutan untuk memulihkan fungsi penglihatan.
Yoga menegaskan RSCM berkomitmen memberikan pelayanan medis profesional dan komprehensif bagi pasien dengan kasus trauma kompleks serupa.
Sumber: ANTARA