Samsung Hentikan Aplikasi Pesan Bawaan, Pengguna Diarahkan ke Google Messages

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Samsung mengonfirmasi akan menghentikan layanan aplikasi pesan bawaannya, Samsung Messages, mulai Juli tahun ini. Langkah ini menandai perubahan strategi perusahaan dalam ekosistem komunikasinya.

Sebagai pengganti, pengguna disarankan untuk beralih ke Google Messages yang kini menjadi aplikasi pesan utama di perangkat terbaru Samsung.

Bagi pengguna di Amerika Serikat, perpindahan ini membawa sejumlah keunggulan, termasuk dukungan Rich Communication Services yang memungkinkan pengiriman gambar dan video dengan kualitas lebih baik, percakapan grup, serta fitur indikator pengetikan secara langsung.

Meski beberapa fitur personalisasi khas Samsung kemungkinan tidak lagi tersedia, Google Messages menawarkan berbagai kemampuan tambahan. Salah satunya adalah integrasi kecerdasan buatan berbasis Gemini yang dapat membantu mengolah gambar langsung di dalam percakapan.

Selain itu, aplikasi ini juga mendukung sinkronisasi pesan lintas perangkat, sehingga pengguna bisa mengakses percakapan dari ponsel, tablet, hingga perangkat wearable.

Keputusan ini sejalan dengan langkah Samsung yang sebelumnya sudah mulai mengurangi penggunaan aplikasi buatannya sendiri. Sejumlah perangkat terbaru seperti Galaxy Z Fold 6, Galaxy Z Flip 6, hingga seri Galaxy S25 bahkan sudah tidak lagi menyertakan Samsung Messages sebagai aplikasi bawaan.

Meski begitu, aplikasi tersebut masih bisa diunduh melalui Galaxy Store untuk sementara waktu. Informasi terkait penghentian layanan secara penuh akan diumumkan lebih lanjut melalui aplikasi tersebut.

Sumber: Engadget

Bagikan

Mungkin Kamu Suka