Jakarta (KABARIN) - Kiper Persib Bandung Teja Paku Alam menyebut rekor clean sheet yang ia catatkan musim ini bukan hanya berasal dari usahanya sendiri, melainkan juga karena kerja keras semua rekannya di Maung Bandung.
Hal ini dikatakan Teja setelah mencatatkan 16 clean sheet di musim ini, usai membantu timnya menang 2-0 pada laga pekan ke-26 BRI Super League di kandang Semen Padang di Stadion Haji Agus Salim, Minggu (5/4).
“Ini bukan karena saya sendiri, mungkin dari teman-teman juga kerja keras dan komunikasi bagus di lapangan. Sebenarnya ini karena kekompakan kita dalam pertandingan, itu bikin saya bisa dapat clean sheet terus,” ungkap Teja, dikutip dari laman resmi I.League, Selasa.
Catatan clean sheet-nya itu membuatnya melampau rekor clean sheet terbanyak milik Andritany Ardhiyasa yang menjadi pemegang rekor sebelumnya pada musim 2022/2023. Kala itu, kiper yang masih berseragam Persija Jakarta tersebut mencatatkan 15 clean sheet.
Statistik menunjukkan, 16 clean sheet Teja adalah hasil dari 24 laga yang ia memainkan selama 2.160 menit bermain, dengan 53 penyelamatan.
Kata Teja, rekor clean sheet ini tidak berarti apa-apa baginya karena catatan tersebut menjadi bagian dari bonus. Yang terpenting, kata dia, adalah kemenangan tim, dengan kini Persib masih menjaga puncak klasemen dengan 61 poin, memimpin empat poin atas tim peringkat kedua Borneo FC.
“Intinya sekarang kita bisa meraih tiga poin dulu, kalau clean sheet dapat lagi Alhamdulillah berarti bonus buat saya. Terpenting kita bisa menjaga peringkat kita bisa ada di posisi satu,” kata kiper 32 tahun itu.
“Terpenting kita hadapi satu per satu dulu, kita lewati dulu satu pertandingan dulu, baru ke depannya kita lihat,” tambah dia.
Dengan delapan laga tersisa, peluang Persib untuk hattrick juara masih terbuka lebar, begitu juga dengan rekor pribadi Teja untuk menjadi kiper dengan catatan clean sheet sepanjang sejarah semenjak era Liga Indonesia.
Rekor ini untuk sementara dipegang oleh kiper asal Korea Selatan, Yoo Jae-hoon, saat membela Persipura Jayapura pada 2014.
Sumber: ANTARA