Jakarta (KABARIN) - Kabar mengejutkan datang dari Satria Muda Pertamina Bandung setelah Jordan Ivy-Curry dipastikan tidak lagi memperkuat tim dan akan menjalani laga terakhirnya di ajang IBL All-Star 2026.
Direktur olahraga Satria Muda Pertamina Bandung Youbel Sondakh mengonfirmasi bahwa pemain asing tersebut sudah tidak akan melanjutkan kebersamaannya bersama tim.
"Ya benar, tidak bergabung lagi dengan tim," kata Direktur Olahraga Satria Muda Pertamina Bandung Youbel Sondakh kepada dari Jakarta, Rabu.
Pertandingan All-Star yang digelar di Bandung Arena pada Sabtu 11 April akan menjadi momen perpisahan Ivy-Curry dengan klub sekaligus penampilan terakhirnya di liga bola basket Indonesia.
Laga tersebut bukan hanya menjadi hiburan bagi fans, tetapi juga menjadi ajang salam perpisahan untuk pemain yang tampil cukup konsisten sepanjang musim bersama tim asuhan Djordje Jovicic.
Sebelumnya, Ivy-Curry juga sudah menyampaikan pesan perpisahan kepada para penggemar melalui media sosial pribadinya.
"Untuk penggemar saya di Indonesia, All-Star game akan menjadi pertandingan terakhir saya (di IBL), jadi terima kasih untuk semua cinta dan dukungannya," kata dia.
Secara statistik di musim 2026, Ivy-Curry tampil dalam 14 pertandingan dengan catatan rata-rata 15,5 poin per laga, lima rebound, 3,2 assist, dan 1,8 steal per pertandingan.
Kontribusinya turut membantu Satria Muda mencatatkan rekor 12 kemenangan dan dua kekalahan sehingga berada di posisi kedua klasemen hingga pekan ke-10.
Hingga saat ini pihak klub belum memberikan penjelasan rinci terkait alasan kepergian sang pemain.
Kepergian Ivy-Curry membuat manajemen Satria Muda harus bergerak cepat untuk mencari pengganti sebelum batas akhir pergantian pemain asing pada 12 April.
Sumber: ANTARA