Jakarta (KABARIN) - Ruben Amorim resmi ditunjuk menjadi pelatih kepala AC Milan usai diperkenalkan klub pada Rabu (8/7) dan ia berjanji sudah belajar banyak sehingga tak akan mengulangi kesalahan lama seperti saat melatih Manchester United.
Amorim menggantikan Massimiliano Allegri dengan membawa tekad membangun kembali Rossoneri.
"Ada banyak hal yang bisa saya lakukan dengan lebih baik karena saya mendapatkan pengalaman," kata Amorim dalam laman Football Italia.
Amorim menilai pengalaman, termasuk kegagalan dan kesalahan yang pernah dialaminya, telah membentuk dirinya menjadi pelatih yang lebih matang.
Dia optimistis membawa Milan berkembang melalui proyek baru yang disiapkan klub ini.
Pelatih berusia 41 tahun itu juga menegaskan target utama membangun tim yang memainkan sepak bola berkualitas dan sekaligus konsisten menang.
Menurutnya, Rossoneri harus mendominasi pertandingan meski Serie A dikenal sangat kompetitif.
Selain fokus pada filosofi permainan, Amorim ingin membangun hubungan yang erat dengan pemain dan staf kepelatihan.
Ia berjanji akan segera mempelajari bahasa Italia sebagai bentuk penghormatan kepada para suporter dan lingkungan barunya di Milan.
Di bursa transfer, Amorim memastikan AC Milan akan terus mencari pemain yang sesuai dengan kebutuhannya. Ia secara khusus memuji kualitas penyerang Goncalo Ramos, yang baru saja didatangkan dari Paris Saint-Germain.
Amorim juga berharap Luka Modric tetap bertahan di San Siro dan menilai Christian Pulisic faktor penting Rossoneri pada musim mendatang.
Sumber: ANTARA