Jakarta (KABARIN) - Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyediakan lima lokasi tempat parkir di sekitar kawasan Taman Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, dengan total kapasitas 740 mobil dan 454 sepeda motor saat berlangsungnya acara Lebaran Betawi pada 10-12 April 2026.
Kelima kantong parkir tersebut berlokasi di Gereja Katedral, Kantor Pos, Lapangan Banteng Sisi Selatan, Hotel Borobudur, dan Masjid Istiqlal.
"Masyarakat yang akan menyaksikan kegiatan Lebaran Betawi 2026 dilarang memarkirkan kendaraan di badan jalan dan harus menggunakan lokasi kantong parkir yang telah disediakan," tegas Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo di Jakarta, Jumat.
Sementara itu, rute alternatif di sekitar kawasan Taman Lapangan Banteng yang disiapkan, yaitu untuk lalu lintas dari Utara (Pasar Baru) menuju Selatan (Senen), dapat melalui Jalan Samanhudi, lalu belok kanan ke Jalan Gunung Sahari-Jalan Pasar Senen.
Berikutnya, lalu lintas dari Selatan (Kwitang) menuju Utara (Pasar Baru) dapat melalui Jalan Kramat Kwitang, kemudian belok kiri ke Jalan Senen Raya, belok kanan ke Jalan Dr. Wahidin Raya, belok kiri ke Jalan Gunung Sahari, lalu belok kiri ke Jalan Samanhudi.
Selanjutnya, lalu lintas dari arah Barat (Gambir) menuju Timur (Kemayoran) dapat melalui Jalan Medan Merdeka Selatan, belok kanan ke Jalan M.I Ridwan Rais, belok kiri ke Jalan Arief Rachman Hakim-Jalan Kramat Kwitang, belok kiri ke Jalan Senen Raya, belok kanan ke Jalan Dr. Wahidin Raya, belok kiri ke Jalan Gunung Sahari, lalu belok kanan ke Jalan Angkasa.
Kemudian, lalu lintas dari Timur (Kemayoran) menuju Barat (Gambir) dapat melalui Jalan Angkasa, belok kiri ke Jalan Gunung Sahari, putar balik ke Jalan Gunung Sahari, belok kiri ke Jalan Samanhudi-Jalan Sukarjo Wiryapranoto, belok kiri ke Jalan Hayam Wuruk-Jalan Majapahit-Jalan Medan Merdeka Barat, belok kiri ke Jalan Medan Merdeka Selatan, lalu belok kiri ke Jalan Medan Merdeka Timur.
Perhelatan Lebaran Betawi 2026 menghadirkan sejumlah kegiatan, antara lain pengajian, maulid, tahlilan, tausiah, doa bersama, atraksi budaya seperti ondel-ondel, tanjidor, silat, gambang kromong, lenong Betawi, hiburan layar tancep, senam bersama, permainan tradisional Betawi, dongeng rakyat, karnaval budaya, prosesi hantaran, sajian kuliner Betawi, bazar produk lokal hingga pertunjukan musik.
Sumber: ANTARA