Starmer dan Donald Trump Bahas Upaya Pemulihan Pelayaran di Selat Hormuz

waktu baca 2 menit

Moskow (KABARIN) - Perdana Menteri Inggris Keir Starmer melakukan pembicaraan dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk membahas langkah-langkah praktis dalam memulihkan aktivitas pelayaran di Selat Hormuz.

Pertemuan tersebut berlangsung saat Starmer melakukan kunjungan resmi ke Qatar, setelah sebelumnya bertolak ke Arab Saudi dalam rangkaian lawatan ke negara-negara Teluk pasca pengumuman gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran.

Dalam pernyataan kantor Perdana Menteri Inggris, kedua pemimpin membahas hasil konsultasi Starmer dengan para pemimpin kawasan Teluk serta pihak militer terkait kebutuhan pemulihan kebebasan navigasi di Selat Hormuz.

“Perdana Menteri berbicara dengan Presiden Trump dari Qatar malam ini,” demikian pernyataan tersebut.

Keduanya disebut sepakat bahwa diperlukan rencana konkret agar aktivitas pelayaran dapat kembali berjalan secepat mungkin, serta berkomitmen untuk melanjutkan komunikasi dalam waktu dekat.

Starmer juga mengadakan pembicaraan dengan Presiden Uni Emirat Arab Mohamed bin Zayed Al Nahyan di Abu Dhabi. Dalam pertemuan itu, ia menyambut baik kesepakatan gencatan senjata dan menekankan pentingnya menjaga stabilitas kawasan.

Selain itu, para pemimpin juga menyoroti pentingnya pemulihan arus barang untuk menjaga rantai pasokan global tetap stabil, sekaligus memperkuat kerja sama antara Inggris dan Uni Emirat Arab.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump menyatakan telah menyepakati gencatan senjata sementara dengan Iran dan menyebut Teheran juga setuju membuka Selat Hormuz.

Sementara itu, Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran mengumumkan rencana pembicaraan lanjutan dengan AS di Islamabad, Pakistan.

Sumber: SPU

Bagikan

Mungkin Kamu Suka