Jakarta (KABARIN) - Pelatih tim nasional hoki lapangan putri Indonesia, Dhaarma Raj, menargetkan anak asuhnya bisa mengamankan posisi ketiga pada babak kualifikasi Asian Games 2026 Aichi Nagoya setelah gagal melangkah ke partai final.
Langkah Indonesia terhenti di semifinal usai kalah tipis 2-3 dari Taiwan dalam laga yang berlangsung di Lapangan Hoki Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa malam. Meski begitu, Indonesia sudah lebih dulu memastikan tiket ke putaran final Asian Games 2026.
"Karena perunggu tetap adalah satu hasil yang bagus untuk Indonesia yang kemarinnya mendapat tempat kelima (di Kualifikasi Asian Games 2022). Kita harus menyediakan semangat ke mereka," kata Dhaarma usai pertandingan.
Dalam laga tersebut, Indonesia sempat tampil percaya diri dengan unggul lebih dulu lewat gol Innes Aditya pada menit ke-14. Namun keunggulan itu tidak bertahan lama setelah Taiwan menyamakan skor melalui Yi-Chin Zhu pada menit ke-19.
Memasuki kuarter ketiga, Indonesia kembali unggul lewat eksekusi penalty corner Salma Maulani pada menit ke-34. Sayangnya, keunggulan tersebut kembali sirna setelah Taiwan bangkit dan membalikkan keadaan melalui Ya-Han Lai yang mencetak gol penyeimbang, sebelum kemudian memastikan kemenangan 3-2 lewat gol keduanya dari situasi penalty corner.
Dhaarma menilai timnya masih memiliki pekerjaan rumah besar terutama dalam hal mental bertanding, karena gagal menjaga keunggulan di dua kesempatan berbeda.
"Mereka ini enggak punya kekuatan mungkin dari segi mental, karena kita sudah dua kali mendahului. Dan saya rasa ini satu kesempatan yang kita perlu pelajarin untuk masa depan. Karena gol-gol yang kita memberikan kepada Taiwan itu sebenarnya adalah gol gift, kita memberi kepada mereka kemenangan ini," ujarnya.
Pada laga perebutan tempat ketiga yang digelar di lokasi yang sama pada Rabu pukul 17.30 WIB, Indonesia akan kembali bertemu Singapura. Sebelumnya, Indonesia menang 2-0 atas Singapura pada fase grup Pool B.
Kapten tim, Nisa Indira, menegaskan bahwa timnya akan tampil maksimal untuk menutup turnamen dengan hasil terbaik.
"Saya selalu memotivasi bahwa jangan pernah menyesal yang akan berlalu. Selagi dan pasti memberikan kesempatan, mari kita berikan kesempatan itu. Dan tentunya besok bukan hal yang mudah. Namun, tentu saja kita tidak ingin merasakan seperti hari ini," kata Nisa.
Sementara itu, partai final akan mempertemukan Bangladesh dan Taiwan pada pukul 20.00 WIB. Kedua tim sebelumnya sudah pernah bertemu di fase grup Pool A dengan hasil imbang 5-5.
Sumber: ANTARA