Met Gala 2026 Dihantam Boikot, Deretan Seleb Top Pilih Absen

waktu baca 3 menit

Jakarta (KABARIN) -

Ketidakhadiran Meryl Streep dalam Met Gala tahun ini mencerminkan meningkatnya kekhawatiran di kalangan Hollywood terhadap keterlibatan miliarder Jeff Bezos sebagai sponsor acara.

Sebagaimana dilansir dari laman The Telegraph pada Minggu waktu setempat, ajang tahunan yang mempertemukan elit mode dan bintang film di Metropolitan Museum of Art itu kini mendapat tekanan boikot, menyusul keterlibatan Bezos dan istrinya, Lauren Sánchez Bezos.

Sejumlah figur seperti Streep dan Zendaya dipastikan tidak menghadiri acara yang digelar pada Senin malam, yang dikenal sebagai salah satu perhelatan terbesar di dunia mode. Bezos dilaporkan menggelontorkan dana besar untuk menjadi tuan rumah sekaligus sponsor.

Poster seruan boikot muncul di sejumlah lokasi sekitar museum, menyoroti dugaan pelanggaran hak pekerja oleh Amazon serta kedekatan Bezos dengan Donald Trump.

Ketidakhadiran Streep dinilai signifikan karena terjadi tak lama setelah perilisan film The Devil Wears Prada 2, di mana ia kembali memerankan karakter yang terinspirasi dari Anna Wintour.

Menurut laporan The Hollywood Reporter, Streep sempat diundang sebagai ketua bersama, namun menolak. Penulis biografi Wintour, Amy Odell, menyebut penolakan tersebut diduga terkait sikap Streep terhadap keterlibatan Bezos.

“Meryl telah diundang ke Met Gala selama bertahun-tahun tetapi tidak pernah hadir,” kata perwakilan Streep. “Ia menghargai Vogue dan Anna, tetapi acara itu tidak pernah menjadi dunianya”.

Meski absen, kehadiran keluarga dan rekan kerja tetap mewarnai acara. Putri Streep, Grace dan Mamie Gummer, dijadwalkan hadir bersama lawan mainnya seperti Emily Blunt dan Stanley Tucci.

Zendaya juga absen setelah tujuh tahun berturut-turut hadir. Keputusan tersebut disebut terkait jadwal promosi proyek terbarunya, termasuk serial Euphoria.

Nama lain seperti Lady Gaga juga belum mengonfirmasi kehadiran.

Kritik terhadap Bezos dan Sánchez Bezos semakin menguat. Keduanya disebut menggelontorkan sedikitnya 10 juta dolar AS untuk mendukung acara dan akan bertindak sebagai ketua kehormatan.

Kelompok aktivis Everyone Hates Elon memasang poster bertuliskan “Boycott the Bezos Met Gala” di berbagai titik kota. Aksi lain berupa penyebaran botol berisi cairan kuning di sekitar museum disebut sebagai sindiran terhadap laporan kondisi kerja di Amazon.

Bezos juga dikritik atas dugaan upaya mendekati Trump. Amazon sebelumnya dilaporkan merilis film dokumenter tentang Melania Trump setelah membayar sekitar 40 juta dolar AS untuk memperoleh hak produksi.

Sementara itu, Wintour berupaya meredam kritik terhadap keterlibatan pasangan tersebut.

“Saya pikir Lauren akan menjadi aset yang luar biasa bagi museum dan acara ini,” kata Wintour kepada CNN. “Saya sangat berterima kasih atas kemurahan hatinya”.

Wali Kota New York Zohran Mamdani memastikan tidak akan menghadiri acara tersebut.

Di sisi lain, isu akuisisi Condé Nast oleh Bezos kembali mencuat. Menanggapi hal itu, Sánchez Bezos sempat mengatakan “Saya berharap”, sebelum membantah rumor tersebut.

Terlepas dari kontroversi, Met Gala tetap menghadirkan sejumlah nama besar. Acara ini dipimpin oleh Beyoncé, Nicole Kidman, dan Venus Williams.

Komite gala juga melibatkan Sabrina Carpenter, Doja Cat, serta Misty Copeland.

Baca juga: Met Gala 2026: Panggung Mode atau Ajang Miliarder Unjuk Kuasa?

Sumber: The Telegraph

Bagikan

Mungkin Kamu Suka