Pramono Buka Peluang Tambah Sekolah Gratis dan Libatkan Madrasah

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan penambahan jumlah sekolah swasta gratis di Jakarta akan diputuskan bersama DPRD DKI Jakarta.

“Untuk tahun depan, berapa yang akan ditambahkan tentunya juga menjadi keputusan yang bersama,” ujar Pramono saat ditemui di Jakarta Timur, Jumat.

Menurut dia, program sekolah gratis tidak bisa dijalankan sendiri oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Karena itu, diperlukan kerja sama dengan DPRD DKI Jakarta agar cakupan program bisa semakin luas.

Pramono juga membuka peluang penambahan sekolah swasta gratis apabila kondisi anggaran memungkinkan. Ia berharap ada tambahan ruang fiskal yang bisa mendukung perluasan program tersebut.

Selain sekolah swasta umum, Pramono menyebut ke depan madrasah yang berada di bawah naungan Kementerian Agama Republik Indonesia juga berpeluang masuk dalam program sekolah gratis.

Hal itu disampaikan Pramono menanggapi usulan Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Muhammad Subki yang meminta madrasah ikut dimasukkan ke program sekolah swasta gratis.

Menurut Subki, program sekolah gratis yang mulai berjalan pada tahun ajaran 2026/2027 dan mencakup 103 sekolah swasta layak diapresiasi.

Namun, ia menilai Pemprov DKI juga perlu memperhatikan sekolah swasta berbasis madrasah yang hingga kini belum menjadi bagian dari program tersebut.

Subki menegaskan siswa madrasah juga merupakan warga DKI Jakarta dan orang tua mereka sama-sama membayar pajak seperti masyarakat lainnya.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka