Moskow (KABARIN) - Otoritas Israel menyatakan telah mendeportasi dua aktivis kemanusiaan yang tergabung dalam gerakan pro-Palestina Global Sumud Flotilla.
Sebelumnya, surat kabar Haaretz melaporkan dua aktivis tersebut, yakni Saif Abu Keshek dan Thiago Avila, diperpanjang masa penahanannya di Israel hingga Minggu.
"Saif Abu Keshek dan Thiago Avila, dari armada provokatif flotilla tersebut, dideportasi hari ini dari Israel," kata otoritas Israel melalui platform X.
Otoritas Israel sebelumnya menuduh kedua aktivis itu bekerja sama dengan Popular Conference for Palestinians Abroad.
Armada kemanusiaan yang menuju Gaza Strip tersebut diketahui berangkat dari Barcelona pada 15 April.
Para aktivis menyebut pasukan Israel mencegat kapal mereka di perairan internasional dekat Kreta serta merusak mesin dan sistem navigasi kapal.
Setelah insiden tersebut, armada kemanusiaan meminta parlemen di sejumlah negara Eropa untuk melakukan intervensi menyusul hilangnya dua aktivis seusai aksi pencegatan oleh pasukan Israel di kawasan perairan internasional.
Sumber: SPU