Pramono Anung Larang Pedagang Hewan Kurban Jualan di Area Publik

waktu baca 2 menit

Saya sudah mengeluarkan instruksi tidak boleh berjualan di tempat yang mengganggu aktivitas publik, terutama di trotoar, di kebun, di taman-taman.

Jakarta (KABARIN) - Pramono Anung Wibowo menegaskan pedagang hewan kurban tidak boleh sembarangan membuka lapak di wilayah Jakarta, terutama di area publik seperti trotoar, taman, hingga kebun.

Larangan itu disampaikan Pramono untuk menjaga kenyamanan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

"Saya sudah mengeluarkan instruksi tidak boleh berjualan di tempat yang mengganggu aktivitas publik, terutama di trotoar, di kebun, di taman-taman," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu.

Menurut dia, pedagang yang masih nekat berjualan di lokasi terlarang nantinya akan langsung diberikan peringatan oleh petugas agar segera memindahkan lapaknya ke tempat yang lebih sesuai.

"Maka yang seperti itu segera diberikan peringatan dan mereka untuk tidak boleh berjualan," ujarnya.

Selain soal penertiban lokasi jualan, Pramono juga memastikan kondisi harga hewan kurban di Jakarta sejauh ini masih aman dan stabil menjelang Idul Adha.

Ia menyebut stok hewan kurban seperti sapi dan kambing juga tersedia dalam jumlah cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Jakarta.

"Alhamdulillah sampai hari ini harga-harga hewan kurban yang ada di Jakarta tidak mengalami kenaikan, relatif stabil. Jumlah hewan kurban, apakah itu sapi, apakah itu kambing dan sebagainya, sekarang ini tersedia sepenuhnya di Jakarta," papar Pramono.

Menariknya, menurut Pramono, beberapa daerah lain justru mulai mengambil pasokan hewan kurban dari Jakarta karena stok yang dinilai cukup melimpah.

"Bahkan, beberapa daerah akhirnya mengambil hewan kurbannya dari Jakarta. Ini menunjukkan bahwa BUMD yang bertanggung jawab untuk itu, salah satunya adalah Dharma Jaya, mereka mempersiapkan secara baik," katanya.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sendiri kini mulai memperketat pengawasan lapak hewan kurban agar tidak mengganggu fasilitas umum maupun aktivitas warga sehari-hari.

Baca juga: Harga yang Stabil Memicu Daerah Lain Beli Hewan Kurban di Jakarta

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka