5 Peran Terbaik Marilyn Monroe yang Menegaskan Statusnya sebagai Ikon Hollywood

waktu baca 3 menit

Jakarta (KABARIN) - Aktris legendaris Hollywood Marilyn Monroe dikenal sebagai salah satu ikon film paling berpengaruh sepanjang masa. Di balik citranya sebagai simbol seks pada era 1950-an, ia juga meninggalkan deretan penampilan akting yang mendapat apresiasi kritikus dan tetap dikenang hingga kini.

Mengutip Variety pada Selasa, berikut lima peran terbaik Marilyn Monroe yang memperlihatkan kemampuan aktingnya dalam berbagai genre, mulai dari drama psikologis hingga komedi romantis.

Posisi teratas ditempati film "Don't Bother to Knock" (1952), di mana Monroe berperan sebagai Nell Forbes, seorang pengasuh anak dengan gangguan psikologis.

Dalam film tersebut, Monroe dinilai mampu membawakan karakter yang rapuh, emosional, namun tetap memiliki daya tarik kuat. Aktingnya bahkan dianggap melampaui kualitas filmnya sendiri dan menjadi bukti keseriusannya di ranah drama.

Peran ikonik lainnya hadir lewat film musikal "Gentlemen Prefer Blondes" (1953).

Di sini, Monroe memerankan Lorelei Lee, seorang penari yang identik dengan kehidupan glamor dan perhiasan mewah. Meski sering diasosiasikan dengan stereotip “pirang bodoh”, karakter ini justru digambarkan memiliki kecerdikan dan strategi tersendiri.

Film ini juga menghadirkan salah satu adegan paling terkenal dalam sejarah film, yakni lewat lagu "Diamonds Are a Girl's Best Friend".

Selanjutnya ada "The Seven Year Itch" (1955), film yang melahirkan salah satu momen paling ikonik Monroe saat berdiri di atas ventilasi kereta bawah tanah dengan gaun putih yang tersingkap oleh hembusan angin.

Dalam film tersebut, ia memerankan aktris muda yang menjadi objek fantasi seorang pria yang ditinggal keluarganya selama musim panas.

Adegan tersebut kini menjadi bagian penting budaya populer dan terus dikenang hingga saat ini, seolah mengukuhkan Monroe lewat satu adegan sederhana yang legendaris.

Pada 1959, Monroe tampil dalam film komedi klasik "Some Like It Hot" sebagai Sugar Kane, seorang penyanyi sekaligus pemain ukulele dalam grup musik perempuan.

Perannya dianggap sebagai salah satu performa komedi terbaik dalam sejarah Hollywood, dan film ini sendiri dikenal luas sebagai salah satu komedi penyamaran paling berpengaruh.

Daftar tersebut ditutup oleh "The Misfits" (1961), film terakhir Monroe sebelum kematiannya setahun kemudian.

Dalam karya sutradara John Huston itu, Monroe berperan sebagai perempuan yang baru bercerai dan tengah mencari arah hidupnya.

Banyak kritikus menilai film ini menampilkan sisi akting dramatis Monroe yang paling kuat dan menunjukkan potensi besar yang mungkin terus berkembang jika hidupnya tidak terhenti lebih cepat.

Melalui kelima film tersebut, Marilyn Monroe dikenang bukan hanya karena pesona dan popularitasnya, tetapi juga karena kemampuannya membawakan karakter yang kompleks dan membekas di dunia perfilman.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka