Jakarta (KABARIN) - Upacara pembukaan Piala Dunia 2026 di Mexico City menghadirkan kolaborasi spesial antara penyanyi Korea-Amerika EJAE dan tenor legendaris Italia Andrea Bocelli.
Keduanya tampil membawakan lagu resmi Piala Dunia FIFA 2026 berjudul "DNA" dalam seremoni pembukaan yang digelar di Stadion Azteca, Kamis (11/6) waktu setempat.
Penampilan tersebut menjadi salah satu sorotan utama sebelum laga pembuka Grup A yang mempertemukan tuan rumah Meksiko melawan Afrika Selatan.
Dilaporkan Korea Times, EJAE tampil elegan mengenakan gaun biru tanpa lengan, sementara Bocelli hadir dengan setelan jas semi formal yang dipadukan dengan kemeja.
Suasana stadion semakin meriah saat keduanya mulai menyanyikan "DNA", lagu yang dipilih FIFA sebagai anthem resmi turnamen tahun ini.
Salah satu momen yang paling menarik perhatian terjadi ketika EJAE menyanyikan penggalan lirik berbahasa Korea, "Meskipun aku jatuh, aku akan bangkit kembali."
Lirik tersebut langsung mendapat respons positif dari para penonton yang memenuhi Stadion Azteca.
Setelah lagu berakhir, EJAE dan Bocelli disambut sorak sorai meriah dari ribuan suporter yang hadir dalam upacara pembukaan.
Nama EJAE sendiri tengah menjadi perbincangan di dunia musik internasional berkat lagu "Golden" yang menjadi salah satu soundtrack animasi populer "KPop Demon Hunters".
Sementara itu, Andrea Bocelli dikenal sebagai salah satu tenor paling terkenal di dunia yang kerap tampil dalam berbagai acara olahraga dan konser berskala global.
FIFA menjelaskan bahwa lagu "DNA" dipilih karena mewakili semangat solidaritas, persatuan, dan kebersamaan yang menjadi tema utama Piala Dunia 2026.
Turnamen kali ini memang memiliki nilai historis tersendiri karena untuk pertama kalinya diselenggarakan bersama oleh tiga negara, yakni Meksiko, Amerika Serikat, dan Kanada.
Piala Dunia 2026 akan berlangsung di 16 kota dan diikuti oleh 48 negara peserta, jumlah terbanyak dalam sejarah turnamen. Kompetisi sepak bola terbesar di dunia itu dijadwalkan berlangsung hingga partai final pada 19 Juli mendatang.
Lewat kolaborasi EJAE dan Andrea Bocelli, FIFA seolah ingin menunjukkan bahwa Piala Dunia bukan hanya tentang sepak bola, tetapi juga tentang menyatukan berbagai budaya, bahasa, dan generasi melalui musik.
Baca juga: Shakira dan Burna Boy Buka Piala Dunia 2026 dengan Lagu "Dai Dai"
Sumber: ANTARA