Djokovic Ukir Rekor Baru Usai Lolos ke Perempat Final Wimbledon 2026

waktu baca 3 menit

Jakarta (KABARIN) - Novak Djokovic terus menunjukkan kelasnya di Wimbledon 2026. Petenis asal Serbia itu memastikan langkah ke babak perempat final setelah mengalahkan Roman Safiullin sekaligus mencatat sejarah sebagai petenis putra dengan kemenangan terbanyak di turnamen tersebut.

Djokovic menyingkirkan Safiullin yang lolos dari babak kualifikasi dengan skor 7-6(6), 6-3, 3-6, 6-3 dalam laga babak keempat di All England Club, Minggu. Hasil itu membawa Djokovic melaju ke perempat final Wimbledon untuk kesembilan kali secara beruntun dan yang ke-17 sepanjang kariernya.

“Ini kemenangan yang diraih dengan perjuangan keras. Roman memulai pertandingan dengan sangat baik dan bermain sangat agresif," kata Djokovic.

"Saya tidak merasa terlalu nyaman dari baseline. Saya tahu akan sulit bertahan dalam reli panjang melawannya. Dia pemain yang sangat solid dan pantas bangga dengan penampilannya hari ini," ujarnya.

Kemenangan tersebut juga membuat Djokovic mengoleksi 106 kemenangan di Wimbledon. Catatan itu melewati rekor Roger Federer yang sebelumnya mengemas 105 kemenangan di ajang Grand Slam lapangan rumput tersebut.

Secara keseluruhan, hanya legenda tenis putri Martina Navratilova yang masih memiliki rekor lebih tinggi dengan 120 kemenangan di Wimbledon.

Laga berlangsung sengit selama tiga jam 26 menit. Safiullin yang datang tanpa satu pun kemenangan di level tur sepanjang musim 2026 mampu memberi tekanan kepada Djokovic sejak awal pertandingan.

Pada set pertama, petenis Rusia itu bahkan sempat memimpin 5-2. Namun, Djokovic bangkit dengan menyelamatkan dua set point sebelum memaksakan tie-break dan akhirnya merebut set pembuka.

Momentum kemudian berpihak kepada Djokovic di set kedua. Ia mendapatkan break penting pada gim keenam setelah melalui gim pengembalian servis yang berlangsung sekitar 10 menit, lalu mengamankan set untuk unggul dua set.

Safiullin sempat mendapat perawatan medis akibat mengalami masalah pada pinggul saat set ketiga. Meski begitu, ia mampu kembali bermain dan merebut set tersebut sehingga pertandingan berlanjut ke set keempat.

"Saya jarang merasa kalah dalam permainan dari baseline melawan banyak pemain. Hari ini adalah salah satu hari ketika saya tidak ingin terlalu lama berada dalam reli sehingga saya mencoba variasi permainan," ujar Djokovic.

"Ada yang berhasil, ada yang tidak. Pada akhirnya akurasi dan presisi servis pertama menjadi kunci saya keluar dari tekanan," tambahnya.

Memasuki set keempat, Djokovic kembali menemukan ritme permainannya. Ia tampil lebih dominan dan berhasil mengunci kemenangan untuk memastikan tempat di delapan besar.

Pada babak perempat final, Djokovic akan menghadapi pemenang duel antara unggulan ketiga Felix Auger-Aliassime dan unggulan ke-22 Alejandro Davidovich Fokina.

Jika mampu melangkah lebih jauh, petenis berusia 39 tahun itu berpotensi bertemu petenis nomor satu dunia sekaligus juara bertahan Jannik Sinner di semifinal. Pertemuan tersebut bisa menjadi ajang balas dendam setelah Sinner menghentikan langkah Djokovic pada semifinal Wimbledon edisi tahun lalu.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka