News

Polisi Selidiki Tragedi Keluarga di Jakarta Utara, Penyebab Kematian Belum Terungkap

Jakarta (KABARIN) - Suasana duka menyelimuti kawasan Jalan Warakas 5, Tanjung Priok, Jakarta Utara, setelah seorang ibu dan dua anaknya ditemukan meninggal dunia di dalam rumah kontrakan mereka pada Jumat pagi. Hingga kini, penyebab pasti kematian ketiga korban masih menjadi misteri dan terus didalami pihak kepolisian.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Onkoseno Gradiarso Sukahar, menyampaikan bahwa proses penyelidikan masih berlangsung. Polisi belum dapat menyimpulkan penyebab kematian karena analisis forensik dan pemeriksaan laboratorium masih dilakukan secara menyeluruh.

“Untuk dugaan penyebab kematian belum bisa kami sampaikan saat ini karena proses analisa dan pemeriksaan masih berjalan,” ujar Onkoseno kepada wartawan.

Temuan awal di lokasi kejadian menunjukkan kondisi yang cukup mengkhawatirkan. Ketiga korban ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa dengan ciri mulut berbusa dan ruam kemerahan di tubuh. Meski demikian, polisi belum memastikan apakah keracunan menjadi faktor utama dalam peristiwa tragis tersebut.

Penyidik masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang dari dalam rumah kontrakan, seperti botol, seprai, dan pakaian, untuk diperiksa lebih lanjut bersama tim laboratorium forensik.

Dalam proses penyelidikan, polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk salah satu anak korban yang selamat. Total empat orang saksi dimintai keterangan guna membantu mengungkap kronologi kejadian.

Korban meninggal dunia diketahui berinisial SS (50), AAL (27), dan seorang anak laki-laki berusia 13 tahun berinisial AAB. Sementara satu korban lainnya, pria berinisial ASJ (22), berhasil selamat dan saat ini tengah menjalani perawatan medis di RSUD Koja.

Kasus ini menyita perhatian publik dan menimbulkan keprihatinan mendalam, terutama karena melibatkan satu keluarga dalam satu rumah. Polisi memastikan penyelidikan dilakukan secara hati-hati dan menyeluruh agar penyebab kejadian dapat terungkap dengan jelas.

Masyarakat diimbau untuk menunggu hasil resmi dari pihak berwenang dan tidak berspekulasi hingga proses penyidikan rampung.

Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Suryanto
Copyright © KABARIN 2026
TAG: