Jakarta (KABARIN) - PSSI resmi menunjuk John Herdman sebagai nahkoda baru tim nasional Indonesia sekaligus timnas U-23 Indonesia. Keputusan ini membawa harapan baru bagi sepak bola Tanah Air setelah cukup lama tanpa pelatih utama.
Pelatih asal Inggris tersebut dikenal memiliki pendekatan taktik modern dengan formasi favorit 3-4-2-1 yang mengandalkan tekanan tinggi sejak lini depan. Gaya main agresif ini menuntut pemain aktif bergerak dan disiplin menjaga ritme permainan.
Langkah awal Herdman di dunia kepelatihan dimulai saat menangani tim junior Selandia Baru pada periode 2003 hingga 2005. Dari sana, namanya mulai diperhitungkan hingga akhirnya dipercaya memimpin tim nasional putri Kanada.
Bersama Kanada putri, Herdman mencatat prestasi besar. Ia sukses membawa tim tampil di Piala Dunia 2007 dan 2011 serta mengukir sejarah dengan dua medali perunggu Olimpiade secara beruntun pada 2012 dan 2016.
Kesuksesan tersebut membuka jalan bagi Herdman untuk naik level. Pada Januari 2017, ia ditunjuk menangani timnas U-23 Kanada dan dalam waktu bersamaan juga memimpin timnas senior. Puncaknya terjadi saat ia mengantar Kanada lolos ke Piala Dunia 2022 setelah penantian panjang selama 36 tahun.
Selama lebih dari lima tahun menangani timnas Kanada putra, Herdman mencatatkan 58 pertandingan dengan hasil 36 kemenangan, tujuh kali imbang, dan 15 kekalahan. Rata-rata hampir dua poin per laga menjadi bukti konsistensi performa tim di bawah arahannya.
Petualangan berikutnya membawa Herdman ke level klub saat melatih Toronto FC di Liga Amerika Serikat pada Oktober 2023 hingga November 2024. Dalam periode tersebut, ia memimpin 46 laga dengan catatan 17 kemenangan, empat hasil seri, dan 25 kekalahan.
Kini, kehadiran Herdman di Indonesia diharapkan menjadi titik balik bagi tim Merah Putih. PSSI menaruh harapan besar agar pengalamannya di level internasional mampu membangun fondasi kuat dan membawa timnas Indonesia melangkah lebih jauh di masa depan.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026