Jakarta (KABARIN) - Atmosfer Axiata Arena, Kuala Lumpur, dipastikan mencapai puncaknya pada Minggu saat final BWF World Tour Super 1000 Malaysia Open 2026 digelar. Turnamen prestisius ini mempertemukan para bintang bulu tangkis kelas dunia, dengan hampir seluruh partai puncak diisi pemain dan pasangan unggulan papan atas.
Sorotan utama tertuju pada sektor ganda putra, yang menghadirkan kisah emosional sekaligus historis bagi publik tuan rumah. Aaron Chia/Soh Wooi Yik menjadi satu-satunya wakil Malaysia yang berhasil menembus final, membawa harapan besar untuk mengakhiri penantian 11 tahun gelar ganda putra Malaysia Open.
Terakhir kali pasangan Negeri Jiran berjaya di turnamen ini terjadi pada 2014 lewat Goh V Shem/Lim Khim Wah. Kini, di bawah sentuhan tangan dingin pelatih asal Indonesia, Herry Iman Pierngadi, Chia/Soh berada satu langkah lagi untuk mengulang kejayaan tersebut.
Namun, jalan menuju sejarah tidak akan mudah. Di partai final, Chia/Soh harus berhadapan dengan pasangan nomor satu dunia sekaligus juara bertahan, Kim Won-ho/Seo Seung-jae dari Korea Selatan. Duel ini disebut-sebut sebagai final ideal, mengingat kedua pasangan memiliki rekor pertemuan yang berimbang.
Pada pertemuan terakhir di final Singapore Open 2026, Chia/Soh sukses menaklukkan Kim/Seo lewat laga ketat tiga gim, 15-21, 21-18, 21-19. Meski demikian, pasangan Korea Selatan masih unggul dari sisi peringkat dunia dan konsistensi performa sepanjang musim.
Dominasi unggulan juga terasa kuat di sektor lainnya. China dan Korea Selatan kembali menunjukkan kekuatan tradisional mereka dengan mendominasi partai puncak. Bahkan, China telah memastikan satu gelar dari sektor ganda campuran, setelah dua pasangan terbaiknya—Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping dan Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin—saling berhadapan di final.
Di tunggal putri, publik akan disuguhkan rivalitas elite antara dua pemain terbaik dunia saat An Se-young (Korea Selatan) berjumpa Wang Zhi Yi (China). Pertemuan ini melanjutkan duel sengit yang kerap menjadi penentu supremasi tunggal putri dunia dalam beberapa musim terakhir.
Sementara itu, Indonesia harus rela menutup turnamen tanpa wakil di partai final. Dua harapan terakhir Merah Putih—Jonatan Christie di tunggal putra serta Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri di ganda putra—harus terhenti di babak semifinal.
Meski demikian, Malaysia Open 2026 tetap menjanjikan tontonan kelas dunia, penuh rivalitas, gengsi, dan potensi sejarah baru yang tercipta di hadapan ribuan penonton.
Jadwal Final Malaysia Open 2026
Minggu, 11 Januari 2026 (WIB)
- 11.00 – Tunggal Putri: An Se-young (Korea Selatan/1) vs Wang Zhi Yi (China/2)
- 11.50 – Ganda Putri: Liu Sheng Shu/Tan Ning (China/1) vs Baek Ha-na/Lee So-hee (Korea Selatan/5)
- 12.40 – Ganda Campuran: Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping (China/1) vs Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin (China/2)
- 13.30 – Tunggal Putra: Shi Yu Qi (China/1) vs Kunlavut Vitidsarn (Thailand/3)
- 14.20 – Ganda Putra: Kim Won-ho/Seo Seung-jae (Korea Selatan/1) vs Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia/2)
Editor: Suryanto
Copyright © KABARIN 2026