Caracas (KABARIN) - Venezuela kembali menegaskan komitmennya menjaga hubungan kekeluargaan dengan Kuba meskipun tekanan dari Amerika Serikat makin meningkat agar Caracas memutus hubungan dengan negara itu. Pernyataan ini disampaikan pemerintah Venezuela pada Minggu (11/1) sebagai bagian dari “sikap historisnya” terhadap Kuba.
Dalam pernyataannya, pemerintah Venezuela menekankan dukungannya terhadap kebebasan menentukan nasib sendiri dan kedaulatan rakyat, yang dianggap sebagai dasar penting dalam hubungan antarnegara. Pernyataan itu juga menyoroti ikatan lama yang terus berkembang antara Venezuela dan Kuba.
Venezuela menegaskan bahwa hubungan antarnegara harus didasarkan pada prinsip nonintervensi, kesetaraan kedaulatan, dan hak menentukan nasib sendiri. Mereka juga menyatakan “dialog politik dan diplomatik” sebagai cara damai untuk menyelesaikan konflik, alih-alih tindakan yang lebih agresif.
Pernyataan ini muncul di tengah desakan Presiden AS Donald Trump yang mendorong Venezuela memutus aliran bahan bakar dan dana ke Kuba sebagai bagian dari tekanan terhadap Havana.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026