Jakarta (KABARIN) - Tim nasional Mesir dan Senegal saling "Respect" atau menghormati satu sama lain jelang pertemuan kedua tim pada laga semifinal Piala Afrika 2025 di Stadion Grand Stade de Tanger, Tangier, Maroko, Kamis (15/1) dini hari WIB.
"Mesir menghadapi laga semifinal ini dengan rasa hormat yang besar terhadap lawan. Namun, kami bersiap dengan maksimal. Kami tahu tim yang akan kami hadapi dan juga mengetahui kekuatan kami sendiri," ujar pelatih timnas Mesir Hossam Hassan, dikutip dari laman resmi Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF).
Menurut Hassan, skuadnya akan menjalani pertandingan itu dengan berani. Mereka termotivasi setelah tujuh kali menjuarai Piala Afrika tersebut.
Secara teknis dan fisik, dia menegaskan, Mesir tidak mengalami kendala. Begitu pula dengan psikologis tim meski Mesir akan bertarung di partai penting.
"Secara mental kami siap," tutur Hassan,
Pelatih Senegal Pape Thiaw juga melontarkan rasa hormat untuk Mesir. Sebagai bentuk rasa hormat itu, Thiaw melanjutkan, Senegal akan bertarung habis-habisan.
Dia meminta anak-anak asuhnya untuk fokus sepanjang laga karena Mesir adalah tim kuat. Sang lawan yang memiliki pemain-pemain bintang mempunyai disiplin dan mental yang matang.
"Kami menghadapi tantangan ini dengan rasa hormat yang besar sekaligus ambisi yang nyata. Kami bertekad untuk meraih kemenangan dan melaju ke final. Di atas segalanya, kami tetap setia pada filosofi permainan kami, karena kami percaya itulah kunci yang bisa membuat perbedaan," kata Thiaw.
Di Piala Afrika, pertemuan terakhir Senegal dan Mesir terjadi pada final Piala Afrika 2021. Kala itu Senegal keluar sebagai juara setelah menaklukkan Mesir dalam babak adu penalti (4-2).
Pertandingan itu pun akan menjadi reuni untuk dua bintang negara tersebut yaitu Mohamed Salah dan Sadio Mane yang masing-masing pernah membela Liverpool pada periode 2017-2022.
Di Liverpool, mereka bermain bersama di 223 laga dengan Mane memberikan 18 assist untuk Salah, sementara sebaliknya Salah mencatatkan 17 assist untuk Mane.
Akan tetapi, rekor Salah kala berhadapan dengan Senegal kurang memuaskan dengan meraih satu kemenangan, satu imbang dan tiga kekalahan, tanpa mencetak satu pun gol. Sementara Mane sukses mencatatkan satu gol dan meraih tiga kemenangan, satu imbang dan satu kekalahan.
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026