Jakarta (KABARIN) - Tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, harus berjuang mati-matian sebelum memastikan tempat di perempat final BWF World Tour Super 750 India Open 2026 setelah mengalahkan wakil Denmark, Line Kjaersfeldt.
Pertandingan yang berlangsung di Indira Gandhi Sports Complex, New Delhi, Kamis, berlangsung ketat selama 1 jam 2 menit dengan skor 15-21, 21-9, 21-18.
“Line cukup bermain bagus hari ini dengan serangan yang dia punya, dia pakai untuk menyulitkan saya dan mencoba membatasi bola atas serta menguasai setengah lapangan depan,” kata Putri KW dalam keterangan resmi PP PBSI.
Gim pertama berjalan berat bagi Putri. Kjaersfeldt tampil efektif dan membuat Putri tertinggal 7-11 pada interval sebelum akhirnya menyerah 15-21 di gim pembuka.
Memasuki gim kedua, Putri menaikkan intensitas permainan dan bermain lebih agresif. Meski sempat tertinggal, ia berhasil membalikkan keadaan dan menutup interval dengan keunggulan 11-8.
“Gim kedua diingatkan pelatih untuk masuk dulu, main aman karena kondisi lapangan lebih berangin dibanding hari pertama,” ujarnya menambahkan.
Setelah jeda, Putri mendominasi dengan meraih sembilan poin beruntun dan hanya memberi sedikit kesempatan bagi Kjaersfeldt. Gim kedua pun berhasil diamankan dengan skor telak 21-9.
Gim penentuan kembali berjalan sengit. Kjaersfeldt menekan dengan penempatan bola akurat, namun Putri tetap tenang dan konsisten. Ia unggul 11-4 pada interval dan sempat memimpin 15-5. Meski lawan mencoba mengejar, Putri mampu mengendalikan permainan hingga menutup pertandingan 21-18.
“Di gim ketiga setelah poin 20 saya menurunkan sedikit tensi, jadi Line dapat beberapa poin dan hampir menyamakan skor. Saya juga terlalu terburu-buru menyelesaikan, pelajaran supaya tidak terulang lagi,” ujar Putri.
Kemenangan ini membawa Putri KW ke perempat final India Open 2026, di mana ia akan menantang pemain top dunia, An Se Young.
“Saya akan coba keluarkan semua kemampuan. Semoga rezekinya bisa menang besok. Modal bagus bisa curi satu gim di World Tour Finals kemarin,” tutupnya.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026