News

Sejumlah Negara Eropa dan Afrika Diajak AS Masuk Forum Perdamaian Gaza

Moskow (KABARIN) - Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump mengundang sejumlah negara untuk bergabung dalam sebuah forum perdamaian yang fokus pada situasi di Gaza. Negara-negara tersebut antara lain Norwegia, Belanda, Slovenia, dan Maroko.

Perdana Menteri Norwegia Jonas Gahr Store mengatakan undangan itu diterima melalui perwakilan diplomatik AS di Washington.

"Pada Jumat, saya mengetahui tentang undangan Presiden Trump melalui kedutaan di Washington, dan mereka mengirimkannya kepada saya... Kami akan mempertimbangkan seberapa relevan hal itu," kata Store dalam wawancara dengan surat kabar Norwegia VG, Senin.

Pemerintah Slovenia juga mengonfirmasi bahwa Perdana Menteri Robert Golob mendapat undangan serupa. Dalam surat yang dikirim Trump, Golob diajak ikut berperan sebagai salah satu anggota pendiri Dewan Perdamaian untuk membantu memperkuat stabilitas di Timur Tengah.

Dari Afrika Utara, Kementerian Luar Negeri Maroko menyebut Raja Mohammed VI telah menyatakan kesediaannya untuk bergabung dalam dewan perdamaian Gaza. Sementara itu, Belanda juga menerima undangan yang kini masih dalam tahap pertimbangan, seperti dilaporkan surat kabar NRC.

Langkah ini sejalan dengan rencana Amerika Serikat yang sebelumnya mendapat lampu hijau dari Dewan Keamanan PBB pada pertengahan November. Resolusi yang diajukan AS disetujui oleh 13 dari 15 anggota dewan, sementara Rusia dan China memilih abstain.

Rencana tersebut mencakup pembentukan pemerintahan internasional sementara di Gaza, pembentukan dewan perdamaian yang dipimpin Trump, serta pengerahan pasukan stabilisasi internasional.

Situasi di Gaza sendiri mulai memasuki fase gencatan senjata sejak 10 Oktober. Tiga hari berselang, Trump bersama Presiden Mesir Abdel Fattah Sisi, Emir Qatar Tamim bin Hamad Al Thani, dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menandatangani deklarasi bersama terkait penghentian konflik di wilayah tersebut.

Penerjemah: Yoanita Hastryka Djohan
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: