Jakarta (KABARIN) - Tim esports Indonesia Alter Ego harus turun ke lower bracket di Knockout Stage M7 World Championship Mobile Legends setelah kalah dari Aurora Gaming asal Filipina pada babak upper bracket di Tenis Indoor Senayan, Jakarta, Rabu malam.
Skuad Alter Ego yang diperkuat Nino, Yazukee, Hijumee, Alekk, dan Arfy menyerah dengan skor 1-3 dari Aurora Gaming.
"Kami tidak merasa tertekan dengan Alter Ego sebagai tuan rumah, karena kami telah mempersiapkan secara penuh dan sangat percaya diri untuk menghadapi Alter Ego yang dapat dilihat dari permainan kami," ujar Demonkite, pemain Aurora Gaming, melalui kanal resmi MPL Indonesia.
Aurora Gaming langsung menguasai gim pertama dan menutupnya dengan skor 23-10 pada menit ke-18 meski Alter Ego sempat mendapatkan lord.
Di gim kedua, Alter Ego bangkit dan berhasil menyamakan kedudukan berkat permainan agresif mereka pada menit ke-13 dengan keunggulan gold lebih dari 13.000 dan selisih poin eliminasi sembilan.
Gim ketiga kembali dikuasai Aurora Gaming yang mendominasi sejak awal, mengamankan tiga turtle dan dua lord untuk unggul 2-1.
Pada gim keempat, Alter Ego sempat memberi perlawanan sengit dan unggul dari segi eliminasi 17-13, tapi Aurora Gaming tetap mampu menutup pertandingan pada menit ke-17 dan memastikan kemenangan.
Kekalahan ini membuat harapan All Indonesian Final pupus setelah Onic lebih dulu turun ke lower bracket Knockout Stage.
Alter Ego kini menunggu pemenang pertandingan lower bracket antara Team Spirit dari Eropa Timur dan Yangon Galacticos dari Myanmar. Sementara itu, Onic bakal bertemu Team Liquid dari Filipina sebelum berhadapan dengan Aurora Gaming yang mewakili Turki.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026