Sport

Langkah Naomi Osaka Terhenti di Australian Open, Pilih Pulih Demi Karier Panjang

Jakarta (KABARIN) - Perjalanan Naomi Osaka di Australian Open tahun ini harus terhenti lebih cepat. Juara dua kali turnamen Grand Slam tersebut memutuskan mengundurkan diri menjelang laga putaran ketiga akibat cedera otot perut kiri yang kembali mengganggunya.

Osaka sejatinya dijadwalkan menghadapi petenis kualifikasi asal Australia, Madison Inglis, namun memilih menarik diri demi menjaga kondisi tubuhnya.

“Saya harus membuat keputusan sulit untuk mundur demi menangani sesuatu yang tubuh saya butuhkan setelah pertandingan terakhir,” tulis Osaka dalam unggahan media sosialnya, dikutip dari The Athletic, Minggu.

Petenis berusia 27 tahun itu mengaku keputusan tersebut terasa sangat berat, terutama karena ia tengah menikmati perjalanan dan semangat bertandingnya di Melbourne.

“Saya sangat bersemangat untuk terus melaju dan perjalanan ini sangat berarti bagi saya, jadi harus berhenti di sini benar-benar mematahkan hati saya. Tetapi saya tidak bisa mengambil risiko memperparah cedera agar bisa segera kembali ke lapangan,” lanjutnya.

Osaka juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para penggemar yang terus memberinya dukungan hangat sepanjang turnamen.

“Terima kasih atas semua cinta dan dukungan. Saya sangat bersyukur atas sambutan hangat dari semua orang,” tutupnya.

Cedera tersebut sebenarnya sudah terlihat sejak putaran kedua, ketika Osaka meminta medical timeout saat bertanding tiga set melawan Sorana Cîrstea pada Kamis (22/1). Seusai laga, ia mengisyaratkan bahwa masalah yang dialaminya bukanlah hal baru.

“Siapa pun yang melihat riwayat cedera saya bisa menebak apa yang sedang terjadi,” ujarnya kala itu.

Osaka, yang kini berada di peringkat 17 dunia, memang kerap bermasalah dengan otot perutnya sepanjang musim 2025. Bahkan pada Australian Open tahun lalu, cedera serupa memaksanya mundur setelah set pertama saat menghadapi Belinda Bencic di putaran ketiga.

Selain cedera, laga melawan Cîrstea juga menyisakan cerita tersendiri. Pertandingan berakhir dengan jabat tangan yang terasa dingin, setelah Cîrstea menilai Osaka tidak menjunjung sportivitas. Osaka sempat menjelaskan bahwa teriakan-teriakan yang ia keluarkan selama pertandingan justru membantunya tetap fokus, meski kemudian ia meminta maaf karena dianggap tidak menghormati lawan.

Di luar lapangan, Osaka tetap menjadi pusat perhatian. Penampilannya pada putaran pertama melawan Antonia Ruzic mencuri sorotan ketika ia memasuki lapangan mengenakan kerudung putih, topi, dan payung kecil, sebelum membuka gaun biru-hijau berlapis yang unik.

Busana tersebut terinspirasi dari kecintaan putrinya, Shai, terhadap ubur-ubur. Sejumlah detail aksesori hasil rancangan Robert Wun juga merujuk pada momen ikonik ketika seekor kupu-kupu pernah hinggap di wajah Osaka di Australian Open 2021.

Sementara itu, Madison Inglis melaju ke putaran berikutnya dan dijadwalkan menghadapi unggulan kedua Iga Swiatek di babak keempat, setelah menyingkirkan unggulan ke-31 Anna Kalinskaya dengan skor 6-1, 1-6, 6-1.

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Suryanto
Copyright © KABARIN 2026
TAG: